Berita Banjarbaru

Gelar RUPS Luar Biasa, PTAM Intan Banjar Kembalikan Biaya Beban Tetap ke Tarif Lama

Kabar gembira bagi pelanggan PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar, kini biaya beban tetap distribusi air bersih resmi dikembalikan ke tarif yang lama

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Humas PTAM Intan Banjar untuk Bpost
Suasana Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PTAM Intan Banjar membahas penyesuaian tarif beban tetap layanan air bersih, Rabu (28/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -  Kabar gembira bagi pelanggan PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar, kini biaya beban tetap distribusi air bersih resmi dikembalikan ke tarif yang lama.

Setelah sebelumnya terjadi penyesuaian dari Rp 20 Ribu, menjadi Rp 90 Ribu. Keputusan berdasarkan hasil kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, Rabu (28/9/2022).

Dijelaskan Komisaris Utama PTAM Intan Banjar, Mokhamad Hilman, bahwa kebijakan baru tersebut akan dilakukan evaluasi hingga tahun anggaran berakhir.

"Karena dengan kebijakan mengembalikan biaya beban ke tarif yang lama tidak bisa menutupi biaya operasional," katanya.

Baca juga: Tarif Beban Supaya Dievaluasi, PTAM Intan Banjar di Banjarbaru Tunggu Keputusan Pemegang Saham

Baca juga: Bahas Tarif Beban Air Bersih,  Ketua DPRD Banjarbaru Harapkan PTAM Intan Banjar Terapkan Tarif Lama

Lanjut Hilman menjelaskan, sesuai dengan Inmendagri, bahwa apabila perusahaan tidak mampu membiayai operasional, maka pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan subsidi.

"Subsidi itu untuk menutupi biaya operasional PTAM nantinya," terang Hilman.

Sementara itu berkaitan dengan tarif air bersih untuk tempat ibadah, tidak dikenakan biaya beban tetap.

Tempat ibadah dikenakan biaya flat, dengan rincian Rp 4,2 Ribu per satu meter kubik.

"Jadi tidak ada biaya beban tetap untuk rumah ibadah, bayarnya tinggal kalikan saja jumlah pemakaian per satu meter kubiknya Rp 4,2 Ribu," jelasnya.

Baca juga: Akhirnya, Kenaikan Tarif Dievaluasi PTAM Intan Banjar Setelah Pertemuan di Martapura Kalsel

Hilman juga menegaskan pihaknya tidak memberikan konpensasi bagi pelanggan yang sudah terlanjur membayar iuran menggunakan tarif beban tetap Rp 90 Ribu.

"Tidak ada konpensasi, karena kami menetapkan biaya beban tetap sudah sesuai dengan SK," tegasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved