Gubernur Papua Terjerat Korupsi

MAKI Bantah Penjelasan Pengacara Gubernur Papua, Boyamin Saiman : Lukas Tampak Sehat Saat Berjudi

MAKI membantah penjelasan dari pengacara Gubernur Papua yang menyatakan Lukas Enembe banyak dirundung penyakit.

Editor: M.Risman Noor
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di Jakarta, Jumat (28/8/2020). MAKI soroti ucapan pengacara gubernur Papua Lukas Enembe. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Masyarakat Antikorupsi Indonesia ( MAKI)  membantah penjelasan dari pengacara Gubernur Papua yang menyatakan Lukas Enembe banyak dirundung penyakit.

Hal ini terbantahkan kala Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia ( MAKI), Boyamin Saiman membeber fakta Gubernur Papua Lukas Enembe segar bugar saat bermain judi di sejumlah negara belum lama ini.

Bahkan Lukas yang berpergian dengan private jet bisa ke berbagai negara tanpa masalah.

Hingga cukup kuat untuk berjudi di beberapa negara seperti Manila, Singapura dan Malaysia.

Baca juga: Politeknik Negeri Tanah Laut Wisuda Ratusan Mahasiswa, Prestasi Gemilang yang Diraih Selama Sewindu

Baca juga: PLN Batalkan Program Pengalihan Kompor LPG ke Listrik, Mulan Jameela : Terburu-buru

Pengungkapan MAKI ini untuk membantah klaim pengacara Lukas Enembe yang menyebut kliennya kini tengah dirundung banyak penyakit.

Menurut Boyamin Saiman, perjalanan Lukas Enembe berkeliling di sejumlah negara itu menggunakan jet pribadi alias private jet.

Dari rekam data yang dimiliki MAKI, Lucas Enembe sangat aktif pergi kle Manila (Philipina), Singapura dan Malaysia.

Lukas Enembe juga dikabarkan melakukan perjalanan ke Australia dan Jerman.

Tercatat, pada 4 Juni 2022 Lucas Enembe melakukan perjalanan dengan rute Singapura, bertolak ke Makassar dan mendarat di Jayapura

Berlanjut pada 10 Juli 2022 dengan rute Singapura, Timor Leste kemudian Australia.

Dan terakhir pada 15 Agustus 2022 dengan rute Singapura, Timor Leste, Australia.

"Jadi menurut saya cukup sehat, berkaitan dengan rencana pemanggilan KPK, mestinya bisa didatangi," kata Boyamin dikutip dari Kompas TV, Selasa (28/9/2022).

Kesehatan Gubernur Papua, Lukas Enembe, dikabarkan bermasalah sehingga tidak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kesehatan Gubernur Papua, Lukas Enembe, dikabarkan bermasalah sehingga tidak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Capture Youtube BPost)

Sebagaimana diketahui, Lukas Enembe mangkir kembali pada pemanggilan kedua yang seharusnya dilakukan Senin (26/9/2022).

Adapun ketidakhadiran Lukas Enembe karena sakit.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved