Berita HST

Sering Kebanjiran, Warga Desa Perumahan Kabupaten HST Kesulitan Bertani 

Sering mengalami banjir, warga di Kampung Karuing di Desa Perumahan, Kecamatan Labuanamas Utara Kabupaten HST kesulitan bertani

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/hanani
Kehidupan warga di Kampung Karuing Desa Perumahan Kecamatan Labuanamas Utara Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (28/9/2022). Warga setempat kesulitan bertani karena lahan mereka sering kebanjiran. 

BANJARMAAINPOST.CO.ID, BARABAI-Sering mengalami banjir, warga di Kampung Karuing di Desa Perumahan, Kecamatan Labuanamas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kesulitan bercocok tanam.

Beberapa kali tanam, warga mengatakan gagal karena sawah terendam

Rusminah, warga Karuing mengatakan, sejak 2021 lalu, sawah sering kali diterjang banjir.

Termasuk di tahun 2022 ini, kembali gagal tanam. Padahal bertani merupakan salah satu sumber mata pencaharian warga selain berkebun cabai, jagung,terung dan tanaman palawija lainnya. 

Baca juga: Manfaatkan Kotoran Kelalawar untuk Pupuk Pertanian, Warga Pasting HST Berburu ke Gua Berangin

Baca juga: Pengelola Wisata di Kabupaten HST Sebut Tingkat Kunjungan Turun, Diduga Akibat Daya Beli Masyarakat

Baca juga: HST Kembali Siaga Banjir dan Tanah Longsor, Warga Barabai di Bantaran Sungai Diimbau Waspada

Desa Perumahan berjarak sekitar 20 kilometer dari Barabai, ibukota Kabupaten HST.

Karena kesulitan bertani itu pula, banyak pemuda di kampung tersebut merantau ke daerah lain. Seperti Kotabaru, Kabupaten Banjar, Kaltim dan Kalteng. 

"Kalau tidak merantau, sulit memenuhi kebutuhan hidup dengan kondisi harga kebutuhan hidup yang kian mahal dan harga bahan bakar naik,"kata Rusminah.

Untuk kebutuhan bahan bakar pun, warga masih banyak yang menggunakan kayu bakar karena harga elpiji juga sering diatas harga eceran tertinggi. (Banjarmasinpost.co.id/Hanani) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved