Kemenko Perekonomian

Airlangga Hartarto Dinobatkan sebagai Tokoh Pemulihan Ekonomi Nasional

Menko Airlangga Hartarto dinobatkan sebagai Tokoh Pemulihan Ekonomi Nasional kategori ekonomi, korporasi, dan kesehatan pada Rakyat Merdeka Award 2022

Editor: Eka Dinayanti
kemenko perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dinobatkan sebagai Tokoh Pemulihan Ekonomi Nasional untuk kategori ekonomi, korporasi, dan kesehatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dinobatkan sebagai Tokoh Pemulihan Ekonomi Nasional untuk kategori ekonomi, korporasi, dan kesehatan.

Pemberian penghargaan ini dilakukan pada Rakyat Merdeka Award 2022, di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, pada Rabu (28/9/2022) malam.

Direktur Utama Rakyat Merdeka Group, Kiki Iswara Darmayana menuturkan, tokoh-tokoh yang meraih anugerah Rakyat Merdeka Award dinilai telah memberikan segala sumbangsih terbaiknya, berdedikasi tinggi serta bekerja sepenuh hati.

Tujuannya, untuk pemulihan dan kebangkitan Indonesia.

“Kontribusi dan kerja keras mereka membuat Indonesia kembali baik perekonomiannya, mampu bertahan dari situasi global yang berat. Selain itu, kondisi keamanan dalam negeri tetap stabil, terkendali. Bahkan makin diperhitungkan di kancah dunia,” kata Kiki Iswara, Rabu (28/9/2022).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dinobatkan sebagai Tokoh Pemulihan Ekonomi Nasional untuk kategori ekonomi, korporasi, dan kesehatan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dinobatkan sebagai Tokoh
Pemulihan Ekonomi Nasional untuk kategori ekonomi, korporasi, dan kesehatan.
(kemenko perekonomian)

Menko Airlangga dinilai sukses menjadi ujung tombak untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebab, tekanan ekonomi dirasakan sebagai dampak pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

Airlangga berhasil membawa perekonomian Indonesia kembali tumbuh setelah sebelumnya sempat minus akibat tekanan pandemi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi nasional sempat minus 2,07 persen pada 2020.

Namun, kepemimpinan Airlangga yang juga Ketua Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) berhasil mengembalikan pertumbuhan ekonomi ke jalur positif.

Pada 2021, ekonomi nasional kembali tumbuh di angka 3,69 persen.

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia terbilang langka karena sebagian besar negara lain di dunia mengalami resesi akibat kondisi perekonomiannya.

Terlebih, saat ini, muncul potensi resesi akibat perang Rusia dan Ukraina.

Namun, Indonesia justru optimistis pertumbuhan ekonomi tahun ini mencapai 5 persen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved