Piala Dunia 2022

Dibalut Pesan Protes, ini Penampakan Jersey Timnas Denmark untuk Piala Dunia 2022, Ada Rasa Duka

Apparel Hummel baru saja merilis jersey Timnas Denmark untuk Piala Dunia 2022 dengan balutan pesan protes, soal korban meninggal pembangunan stadion

Editor: Rahmadhani
Instagram Hummel
Jersey ketiga Timnas Denmark untuk Piala Dunia 2022 yang dibuat oleh Hummel, mengandung balutan protes. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Apparel Hummel baru saja merilis jersey Timnas Denmark untuk Piala Dunia 2022 dengan balutan pesan protes.

Raksasa pakaian olah raga itu mengatakan bahwa kostum Denmark untuk Piala Dunia 2022 di Qatar akan menampilkan desain yang "diperkecil" karena mereka ingin menyoroti dugaan pelanggaran hak asasi manusia di negara tuan rumah.

Turnamen kontroversial itu akan dimulai pada November dengan Denmark diundi melawan Tunisia, Prancis, dan Australia di Grup D.

Dalam kampanyenya, Hummel mengungkapkan bahwa desain tersebut adalah "protes terhadap Qatar dan catatan hak asasi manusianya".

Baca juga: Cerita Lucu saat Fans Messi Masuk ke Lapangan Laga Argentina vs Jamaika, Rekor Makin Joss

Baca juga: Jadwal Piala AFF 2022 Live RCTI, Timnas Satu Grup Thailand, Dimas Drajad Pasang Target Tinggi

Turnamen tersebut diselenggarakan di negara Teluk musim dingin ini, namun negara tersebut telah dirundung tuduhan penganiayaan terhadap pekerja migran - termasuk dari Amnesty International

Akibatnya, ada seruan untuk memboikot kompetisi, meskipun sebagaimana adanya, tidak ada negara peserta yang memilih untuk melakukannya.

Denmark, akan bermain dengan sebagian besar kaus kandang berwarna merah polos dan atasan serba putih yang menurut Hummel adalah karena raksasa pakaian olahraga itu ingin 'tidak terlihat' di acara tersebut.

Warna logo Hummel dan federasi sepakbola Denmark senada dengan warna dasar jersey sehingga terlihat samar dan tak terlalu nampak.

“Dengan kaus baru tim nasional Denmark, kami ingin mengirim pesan ganda,” mereka memposting di Instagram.

“Mereka tidak hanya terinspirasi oleh Euro 92, memberikan penghormatan kepada kesuksesan sepakbola terbesar Denmark, tetapi juga protes terhadap Qatar dan catatan hak asasi manusianya.

“Itulah sebabnya kami telah melunakkan semua detail untuk kaus Piala Dunia baru Denmark, termasuk logo dan chevron ikonik kami.

“Kami tidak ingin terlihat selama turnamen yang telah merenggut nyawa ribuan orang. Kami mendukung tim nasional Denmark sepenuhnya, tetapi itu tidak sama dengan mendukung Qatar sebagai negara tuan rumah" tulis Hummel dikutip Banjarmasinpost.co.id dari Eurosport.

Selain itu, jersey ketiga Denmark akan berwarna hitam, dalam apa yang digambarkan Hummel sebagai 'warna duka', untuk menghormati para pekerja yang dilaporkan meninggal saat membangun beberapa stadion yang akan digunakan untuk Piala Dunia 2022 Qatar

Piala Dunia dimulai pada 20 November dengan final pada 18 Desember.

Selain kontroversi yang dilaporkan di negara tuan rumah, turnamen ini juga mendapat kecaman karena waktunya, yang untuk pertama kalinya akan berlangsung selama musim dingin Eropa, mengganggu liga domestik di seluruh dunia.

Denmark tergabung dalam Grup D dan memulai turnamen mereka melawan Tunisia sebelum menghadapi Prancis dan kemudian Australia. (Banjarmasinpost.co.id)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved