Berita Banjarmasin

Penerapan Kurikulum Merdeka, Daerah Lain Studi Tiru ke PAUD Terpadu Pelita Hati Banjarmasin

Rombongan dari Muara Teweh dan lainnya kunjungi PAUD Terpadu Pelita Hati Banjarmasin untuk mempelajari Kurikulum Merdeka yang telah diterapkan.

Penulis: Mia Maulidya | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MIA MAULIDYA
Murid di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pelita Hati Bajarmasin sedang menghapal surah pendek. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kurikulum Merdeka dimungkinkan nantinya menjadi Kurikulum Nasional pada 2024.

Dan di Kota Banjarmasin, penerapan ini sudah mulai diimplementasikan pada sekolah di jenjang PAUD.

Penggerak Kurikulum Merdeka di Kota Banjarmasin satu di antarnya adalah PAUD Terpadu Pelita Hati, sejak 2021.

"Pada 2021, PAUD Terpadu Pelita Hati telah menerapkan Kurikulum Merdeka dan ini merupakan angkatan pertama pengimplementasianya di Kota Banjarmasin," jelas Kepala Sekolah PAUD Terpadu Pelita Hati, Basuki Rohmad, Kamis (29/9/2022). 

Karena hal tersebutlah menurut Basuki, pihaknya kedatangan tamu dari sekolah PAUD di Muara Teweh, Kalimantan Tengah, dalam rangka Studi Tiru Manajemen dan Implementasi Kurikulum Merdeka. 

Baca juga: Gugatan Demi Pertahankan Banjarmasin Ibu Kota Provinsi Kandas, Begini Tanggapan Penggugat

Baca juga: Upaya Pertahankan Banjarmasin Sebagai Ibu Kota Kalsel Gagal, Ini Pertimbangan Mahkamah Konstitusi

"Karena, PAUDT Pelita Hati sebagai sekolah penggerak yang dianggap berhasil dan sukses dalam menjalankan kurikulum merdeka ini," paparnya. 

Kunjungan studi tiru ke sekolah Pelita Hati, menurut Basuki, telah datang dari berbagai kabupaten dan kota,

"Sebelumnya dari Kabupaten Kotabaru, juga Kabupaten Balangan berserta rombongan guru PAUD, Kabupaten Barito Kuala, Pelaihari, serta PAUD di Kota Banjarmasin," kata dia. 

Menurut Basuki nanti pihaknya akan menuturkan materi mengenai manajemen serta peningkatan sumber daya manusia PAUDT Pelita Hati.

Peningkatan SDM ini dilakukan dengan pelatihan dibidang digitalisasi, pembelajaran melalui google slide. Melalui google slide pembelajaran dilakukan melalui presentasi dan flayer.

Baca juga: Intervensi Mendagri Jadi Alasan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Cabut Gugatan Pemindaahan Ibu Kota

Baca juga: BREAKING NEWS - MK Tolak Gugatan, Banjarbaru Tetap Sah Jadi Ibu Kota Kalsel

"Serta melalui google form, untuk pengembangan website sekolah, dan juga melalui google doc dalam pembuatan kurikulum operasional satuan pendidik (KOSP), semua guru juga berkaloborasi dalam pembuatan modul ajar," imbuhnya. 

Studi tiru tersebut juga turut dihadiri Edy Junaidi, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF (Pendidikan Non Formal) Kota Banjarmasin.

Disampaikan Edy, diirnya berharap dengan adanya pertemuan studi tiru tersebut dapat diaplikasikan Yayasan Tarbiyatuddinul Islam, PAUD Harapan Bunda dan PAUD Kasih Bunda dari Muara Teweh.

Serta, menjadi tempat berdiskusi dalam penggerak Kurikulum Merdeka.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved