Ekonomi dan Bisnis

Pengrajin Emas di Kampung Negara Banjarmasin Tak Sebanyak Dulu, Kalah dengan Produk Pabrikan

Pengrajin perhiasan emas di Kampung Negara, Jalan Kuin Selatan, Banjarmasin Barat, Banjarmasin, Kalsel tak sebanyak dulu

Penulis: Noorhidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
Pengrajin emas di Kampung Negara, Banjarmasin saat melakukan penyambungan atau pematrian kalung perhiasan emas, Kamis (29/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengrajin perhiasan emas di Kampung Negara, Jalan Kuin Selatan, Banjarmasin Barat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, saat ini tak sebanyak dulu lagi.

Ini terjadi karena tak adanya penerus atau tak banyak yang mewarisi ilmu kerajinan perhiasan emas di Kampung Negara tersebut.

Disamping itu, model dan motif perhiasan emas pabrikan saat ini lebih mendominasi, dibandingkan model buatan pengrajin emas manualan.

Sehingga, pesanan dari pedagang perhiasan emas sudah tidak sebanyak dulu lagi.

Baca juga: Harga Emas 999 di Banjarmasin Terus Turun Selama Empat Bulan Terakhir

Baca juga: Hukum Laki-laki Pakai Emas Kadar Kecil, Begini Penjelasan Buya Yahya

Hal itulah yang membuat tak semua pengrajin lagi mendapatkan pekerjaan itu.

Kaspul Anwar misalnya, seorang warga Kampung Negara yang saat ini sudah tidak menekuni pekerjaan sebagai pengrajin perhiasan emas.

"Sudah tidak ada lagi toko yang meminta dibuatkan perhiasan, karena hasil pabrikan lebih banyak jenis macam model dan motifnya," ungkapnya. Kamis (29/9/2022).

Ia mengatakan, kisaran tahun 90 an dulu, satu toko bahkan, bisa satu kilo gram lebih menyerahkan emas batangan yang selanjutnya dibuat menjadi perhiasan.

"Anak buah saja banyak dulu, karena banyaknya yang harus dikerjakan, sekarang jangankan buat anak buah, buat dikerjakan sendiri saja tidak ada lagi," tandasnya 

Sementara itu, Idris, saat ditemui di meja kerjanya, terlihat masih membuat penyambung kalung atau gelang.

Saat ini Idris hanya ikut seseorang yang masih mendapatkan pesanan pembuatan perhiasan emas.

Pesanan yang ia kerjakan saat ini adalah perhiasan emas jenis kalung dan gelang.

"Ini mau selesai, ada tujuh kalung, dan 16 gelang kaki dan tangan, dikerjakan dari tanggal 26 September kemarin," ujarnya.

Baca juga: Harga Emas Perhiasan Anjlok, Warga Banjarmasin Lebih Memilih Jual Ketimbang Beli

Diusianya yang sudah mencapai 50 tahun lebih saat ini, ia tak mengelak bahwa penglihatannya tak seperti dulu lagi.

"Sekarang tidak secepat dulu lagi bekerjanya, karena usia dan penglihatan sudah mulai kurang jelas," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved