Berita HST

SDN Bulayak di HST Direhab, 67 Siswa Numpang Belajar di Gedung TK AL Quran

Pasca rusak parah diterjang banjir, SDN Bulayak, di Desa Bulayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) direhab total

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
(Banjarmasinpost.co.id/hanani)
SDN BUlayak di Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) direhab total. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI-Sekian lama mengalami kerusakan parah akibat diterjang banjir hingga diperbaiki secara darurat, SDN Bulayak, di Desa Bulayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) direhab total.

Perbaikan hedung sekolah ini dilakukan sejak 20 September 2022 dan ditargetkan selesai pada 18 Desember 2022 mendatang.

Kepala SDN Bulayak, Sar’ie yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Kami (29/9/2022) menjelaskan, rehab dilaksanakan Pemkab HST melalui Dinas Pendidikan, dengan sumber dana dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD HST tahun 2022.

Adapun biaya rehab untuk tiga ruang belajar  Rp 649.999.9000.

 “DIbangun di lokasi semula. Tidak bertingkat, tapi pondasi betonnnya yang ditinggikan,”jelas Sar’ie.

Baca juga: Sisa Tiga Ruang Kelas Pasca Banjir, SDN Bulayak Kabupaten HST Cuma Target 20 Siswa Baru

Baca juga: Gunakan Uang Donasi, Rehab Mandiri SDN Bulayak HST Yang Diterjang Banjir Rampung 90 Persen

Rencananya, kata Kepsek dibuat pagar keliling, dan halamannya diberi paving. Adapun rehab total, meliputi pembangunan tiga bilik ruang belajar, kantor sekolah, rehab perpustakaan.

“Sekarang yang dibangun terlebih dahulu ruang belajar. Selama masa rehab, kegiatan belajar siswa menumpang sementara di TK Alquran Desa Bulayak,”ungkap Sar’ie.

Adapun total jumlah siswa 67 orang, terdiri kelas I sampai VI.

Disebutkan, selama Januari 2021 atau dalam kurun waktu satu tahun, sekolah tersebut diterjang banjir sebanyak 4 kali.

Ketinggian air di dalam ruang kelas sebut Kepsek jengkal, sehingga jika pondasinya ditinggikan diperkirakan masih aman.

Kecuali seperti banjir dasyat pada Januari 2021 lalu, sekolah yang terletak di samping masjid tersebut tak hanya menghancurkan perabotan seperti meja dan kursi belajar. Tapi juga menghancurkan dinding tiga ruang kelas.

Termasuk salah satu ruang kelas yang hancur total. Selama belum dilakukan rehab total pihak sekolah terpaksa menyekat tiga ruang tersisa tersebut.

Baca juga: Baru Dapat 10 Pendaftar, SDN Bulayak Terima Siswa Sampai Tahun Ajaran Baru Berjalan

Satu ruang tersisa untuk dua kelas. Itupun setelah mendapat bantuan donasi dari kalangan organisasi masyarakat, untuk perbaikan ruang kelas. MEski di tengah keterbatasan tersebut, para siswa tetap semangat belajar.

“Selama rehab total, kegiatan belajar numpan di TK Alquran yang ada di des aini,”pungkas Sar’ie. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved