Berita Kotabaru

Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian Dua Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru

Dua korban yang diduga kuat tertimbun longsoran tanah di tambang emas Kotabaru masih dicari tim SAR gabungan

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
Basarnas Banjarmasin untuk BPost
Satu Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan, Jumat (30/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban tanah longsor tambang emas Kotabaru.

Dalam insiden terjadi beberapa hari lalu itu, masih ada dua korban belum diketemukan hingga berita dilansir, Sabtu (1/10/2022).

Dua korban yang diduga kuat tertimbun longsoran tanah dampak aktivitas penambangan emas tanpa izin alias illegal, teridentifikasi atas nama Ravi dan Fahrin.

"Jadi tinggal dua belum ditemukan. Kemarin (Jumat) pencarian menemukan dua korban, Amut dan Sahdi," jelas Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kotabaru Hendra Indrayana melalui telepon genggamnya.

Baca juga: Susul Warga Binuang, Korban ke-9 Longsor Tambang Emas Kotabaru Ini Berhasil Ditemukan

Baca juga: Cuaca di Kotabaru Gerimis Berawan, Pencarian Korban Tanah Longsor Kotabaru Tetap Berlanjut

Menurut Hendra, saat ini kondisi di lokasi kejadian, Gunung Kura-Kura, sedang mendung.

Oleh tim SAR gabungan terdiri dari BPBD, Basarnas, Polri dan TNI sudah memasuki hari keempat pascakejadian.

Sebelumnya telah diberitakan, pascakejadian sebanyak 17 orang terdampak musibah bencana tanah longsor di lokasi tambang emas tanpa izin, Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian.

Dari 17 korban yang teridentifikasi, enam orang mengalami luka-luka.

Sembilan ditemukan sudah meninggal dan dua orang masih dalam pencarian tim SAR gabungan dibantu warga sekitar.

Terpisah, sehari setelah kejadian Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus, SH dan rombongan meninjau lokasi kejadian.

Baca juga: Parade dan Fashion Carnaval Sasirangan Semarakkan Hari Terakhir Gelaran BSF ke-6 2022

Baca juga: Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian WNA Tenggelam di Perairan Tanjung Mangkok Kotabaru

Ia berharap korban yang tertimbun longsor semuanya diketemukan.

Lokasi kejadian cukup jauh dari ibu kota kecamatan Sungai Durian.

Untuk bisa sampai ke lokasi kejadian diperlukan waktu empat sampai lima jam.

Diperlukan kendaraan khusus roda dua yang dimodifikasi sesuai medan jalan menuju ke Gunung Kura-Kura, Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sunga Durian.

banjarmasinpost.co.id/helriansyah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved