Berita HST

VIDEO Pusat Perbelanjaan Murakata Barabai Kabupaten HST Merana, Banyak Pedagang Tinggalkan Toko

Kerusakan parah terjadi pada lantai 2 Pusat Perbelanjaan Murakata Indah di Kota Barabai, Kabupaten HST, Kalsel. Pedagang tinggalkan toko sehingga sepi

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Pusat Perbelanjaan Murakata Indah berada di Jalan Pasar III, Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Namun kondisinya kini kian merana. Kerusakan yang terjadi makin parah, khususnya di lantai 2 bangunan.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (31/9/2022), bagian tangga eskalatornya sudah keropos. Tumpukan sampah kardus juga terdapat di bagian tengah tangga.

Begitu pula di bagian bawah tangga eskalator yang rusak tersebut, bagian penutupnya yang terbuat darii papan tripleks sudah terkelupas.

Saat tangga dinaiki, terdengar bunyi gemeretak. Kerusakan terparah terjadi pada bagian atap plafon lantai dua. Di beberapa titik, atapnya bocor hingga air merembes sampai ke lantai dasar saat hujan deras.

Baca juga: Lagi Tidur Santri di Rembang Ini Disiram Bensin dan Dibakar, Ini Kata Polisi

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel - Pengendara Roda Dua di Anjir Pasar Batola Tewas Setelah Hantam Truk Parkir

Sedangkan di lantai dasar, cat dinding bagian luar maupun dalamnnya sudah kusam.

Pusat Perbelanjan Murakata Indah Barabai tersebut merupakan bangunan tahap pertama yang menurut para pedagang dibangun pada 1996.

Sedangkan untuk bangunan keduanya, terletak di antara Pasar III dan Pasar 2 masih bagus dan terawat. Bangunan kedua diberi nama Plaza Murakata Barabai.

Namun, kedua pusat perbelanjaan yang didominasi toko pakaian jadi tersebut, bagian lantai 2 nya sama-sama mubazir.

Di pusat perbelanjaan bangunan 1 kini banyak pertokoan yang kosong, ditinggal para pedagang.

Baca juga: Sopir Truk Nekat Terobos Area Longsor Satui, Petugas Satlantas Polres Tanbu Kalsel Beri Tilang

Baca juga: Oleng Saat Melintas di Desa Sei Rukam Tabalong, Truk Bak Kayu Tabrak Pohon dan Terbalik

Menurut pedagang setempat, sudah hampir 50 persen toko yang ada di lantai dasar kosong ditinggalkan.

“Sudah hampir dua tahunan kondisi ini terjadi. Puncaknya pascabanjir bandang lalu. Pengunjungnya jadi sepi, sehingga pedagang pun tak punya modal lagi untuk berjualan dan update barang baru,” ungkap Sugianor, salah satu pemilik toko di Pusat Perbelanjaan Murakata Indah kepada Banjarmasinpost.co.id.

Selain tak punya modal, mereka yang status tokonya sewa, jelas dia juga tak bisa membayar biaya bulanan kepada pemerintah daerah. “Pembeli sepi, otomatis perputaran uangnya juga lambat. Belum lagi biaya sewa,” katanya.

Disebutkan, sebagian  toko tersebut statusnya adalah hak pakai sehingga pedagangnya tak lagi bayar sewa ke Pemkab HST.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved