Berita Tanahlaut

Bikin Macet Jalan, Begini Alasan Warga Parkir di Bahu Jalan Depan RTH Kijang Mas Permai Pelaihari

Jalan di depan RTH Kijang Mas Permai Pelaihari kembali dipadati parkiran mobil. Begini alasan warga

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
PADAT - Lalu lintas di depan RTH Kijang Mas Permai Pelaihari, Minggu (2_10) pagi, padat. Kembali banyak mobil parkir di kanan kiri bahu jalan setempat, Minggu (2/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Lalu lintas di ruas Jalan Soedirman di depan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas Permai Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (2/10/2022) pagi hingga siang, cukup ramai.

Bahkan kadang arus lalu lintas tersendat, pengendara bergerak mesti merayap ketika ada dua mobil yang bergerak dari dua arah berpapasan.

Hal ini dikarenakan badan jalan setempat menyempit lantaran banyaknya mobil yang parkir di kanan kiri bahu Jalan Kolonel Soepirman.

Sebagian besar mobil pengunjung RTH Kijang Mas Permai Pelaihari memarkir mobilnya di bahu jalan di depan saluran drainase RTH yang merupakan jalur terlarang untuk parkir. Sedangkan di bahu sebelahnya yang diperkenankan untuk parkir, justru lebih sedikit mobil yang parkir.

Baca juga: Hadir Lagi Samkel di RTH Kijang Mas Permai Kota Pelaihari, Pengunjung Antusias Bayar Pajak Motor

Baca juga: Meriahnya Hari Lalu Lintas Bhayangkara di Tala, Pengunjung Kijang Mas Permai Antusias Goyang Sehat

Penuturan beberapa pemilik mobil yang memarkir di area terlarang parkir tersebut karena pada bahu jalan yang diperuntukkan parkir ada proyek pengecoran pelebaran jalan. 

Meski cor-coran tersebut telah kering, namun dikhawatirkan sisi terluar cor-coran tersebut yang berupa tanah tak stabil atau belum padat.

"Waswas saja kalau-kalau ban mobil amblas. Kan kemarin dilakukan penggalian sebelum dilakukan pengecoran," ucap Ahmad, warga Pelaihari.

Sementara itu salah seorang pengemudi mobil lainnya mengaku ikut-ikutan mobil lainnya yang lebih dulu memarkir di area terlarang parkir tersebut.

"Saya lihat banyak mobil yang parkir bahu jalan di depan RTH. Jadi, saya ya ngikutu saja," ucap pekerja swasta ini.

Sekadar diketahui, sejak beberapa pekan lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Tala menyosialisasikan larangan parkir di bahu jalan di depan RTH. Bahkan pada 4 September lalu, satu unit mobil yang parkir di jalur terlarang tersebut digembok.

Selanjutnya, Dishub Tala menegaskan setelahnya akan penindakan akan dilakukan yakni penilangan terhadap para pelanggar. Kerjasama dengan Satuan Polisi Lalu Lintas juga telah dilakukan.

Kepala Dishub Tala Gentry Yuliantono ketika dikonfirmasi melalui telepon menerangkan pada hari Minggu kali ini pihaknya kebetulan tidak melakukan penjagaan/pengawasan parkir di RTH Kijang Mas Pelaihari.

Dikatakannya, semua anggota dikerahkan mengatur arus lalu lintas di lokasi perkawinan pemuka agama/pimpinan pondok pesantren di ruas jalan poros Atuatu, jalur ke wisata Air Terjun Bajuin.

Baca juga: Dukung Tilang Parkir Sembarangan di RTH Kijang Mas Permai, Begini Saran Warga Tanahlaut

Karena itu pihaknya tidak menduga bahu jalan larangan parkir di depan RTH kembali digunakan pengunjung untuk memarkir mobil. "Kami kemarin juga belum mengecek, cor-coran pelebaran di bahu jalan sebelahnya itu apakah sudah kering atau belum," ucap Gentry.

"Untuk minggu ini kami toleransi karena mungkin karena faktor cor-coran pelebaran jalan itu sehingga pengunjung memarkir ke bahu jalan yang dilarang parkir. Minggu depan kita kawal lagi, tidak boleh lagi parkir di bahu jalan di depan RTH itu," tegasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved