Liga 1 2022

Desakan Pengurus PSSI Mundur Imbas Tragedi Arema vs Persebaya, Bos MU Minta Liga 1 Dihentikan

Desakan agar pengurus PSSI mundur usai rusuh laga Arema vs Persebaya muncul dari Madura United, juga sarankan hentikan Liga 1 2022

Penulis: Aprianto | Editor: Rahmadhani
Surya Malang/Purwanto
Kerusuhan suporter kala laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 127 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan tewas. Namun netizen di Twitter menyebut korban bertambah menjadi 153 orang tewas. Polisi ungkap alasan penggunaan gas air mata. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Presiden Klub Madura United (MU) Achsanul Qosasi ikut buka suara terkait kejadian tewasnya lebih dari seratus suporter usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10) malam. Ia mendukung untuk menghentikan kompetisi Liga 1 2022/2023.

Selain itu, Achsanul Qosasi juga menyuarakan akan PSSI ikut bertanggungjawab dan meminta semua pengurusnya mundur.

Hak tersebut disampaikan Achsanul Qosasi melalui akun Twitter resminya, @AchsanulQosasi Minggu (2/10/2022).

Ada sejumlah poin yang disampaikan AQ, sapaan akrabnya.

Yang pertama adalah soal penghentian kompetisi dan meminta PSSI ikut bertanggungjawab atas tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Baca juga: Jadwal Laga Persib vs Persija di Liga 1 Usai Tragedi Arema vs Persebaya, PSIS Juga Terdampak

Baca juga: Sikap Bonek dan Aremania Kala Tragedi Arema vs Persebaya di Liga 1 Telan Nyawa Suporter Tuan Rumah

Sebagai bentuk tanggungjawab, ia meminta seluruh pengurus PSSI mundur.

"Mungkin ada yg tak sependapat dg saya, tapi inilah sikap saya sbg Club Madura Utd FC atas Tragedy di Kanjuruhan,

a. Hentikan Kompetisi, sampai ada statement resmi FIFA.

b. PSSI wajib bertanggung jawab, dan semua pengurusnya harus Mundur. Sbg respect thd korban & keluarganya," tulisnya.

Poin kedua, ia meminta PSSI tak perlu membuat tim khusus dan sebagainya, namun menyerahkan semuanya kepada penegak hukum dan FIFA untuk melakukan investigasi.

"2. b. Tak perlu PSSI membuat Tim ini-itu. Serahkan saja kpd kemenpora/KONI selaku organ Pemerintah. Libatkan penegak hukum dan FIFA utk membuat Investigasi atau langkah yg diperlukan," lanjut AQ.

Terakhir, AQ meminta agar tragedi Stadion Kanjuruhan tidak dilokalisir di Malang, karena juga menyangkut keputusan dari PSSI.

"c. Jangan melokalisir kesalahan “di Malang”. Bhw yg salah seolah yg ngurus pertandingan di Malang.
Ini Keputusan Federasi Nasional, dibawah kendali Federasi (PSSI), tragedy Dunia Sepakbola

Salam Respect Sepakbola.." tutup AQ.

Halaman
12
Berita Terkait :#Liga 1 2022
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persija Jakarta
20
11
5
4
27
11
10
38
2
PSM Makasar
20
10
8
2
35
8
19
38
3
Madura United
20
11
3
6
26
14
8
36
4
Persib
18
11
3
4
31
25
5
36
5
Bali United
20
11
2
7
44
21
14
35
© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved