Berita Banjarmasin

Sertifikat Kelaikan Kapal Perikanan Diambil Alih KKP, Nelayan Kalsel Perlu Tahu Persyaratannya

Nelayan di Kalsel bisa membuat dokumen sertifikat kelaikan kapal perikanan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOORHIDAYAT
Kapal nelayan yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (11/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masih banyak nelayan yang kurang paham terkait mengurus sertifikat kelaikan kapal perikanan.

Atas hal yang demikian, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan memberikan sosialisasi Penerbitan Sertifikat Kelaikan Kapal Perikanan (SKKP) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan, Kartono,mengatakan sosialisasi dilakukan agar pengusaha perikanan, para pemilik kapal, mengetahui dengan jelas mengenai persyaratan penerbitan sertifikat kelaikan kapal perikanan.

Sehingga, pada pengajuan permohonan tidak mengalami hambatan serta kendala.

Baca juga: Lagi Tidur Santri di Rembang Ini Disiram Bensin dan Dibakar, Ini Kata Polisi

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel - Pengendara Roda Dua di Anjir Pasar Batola Tewas Setelah Hantam Truk Parkir

Baca juga: Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian Dua Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru

"Dengan lengkap persyaratan oleh pemohon, maka sertifikat tersebut akan semakin cepat diterbitkan," ujarnya saat di UPT Pelabuhan Perikanan di Banjarmasin, Sabtu (1/10/2022). 

Pengajuan permohonan sertifikat kelaikan kapal perikanan dapat melalui, petugas pelabuhan perikanan setempat, yaitu UPTD, UPT Pusat terutama di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan.

Syarat administrasi yang harus disiapkan, antara lain KTP, Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan surat kelaikan kapal perikanan yang dulu telah diterbitkan Kementerian Perhubungan. 

Pelayanan penerbitan sertifikat kelaikan kapal perikanan kini, ujar Kartono, telah menjadi wewenang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sebelumnya, kewenangan tugas dan fungsi yang semula dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian WNA Tenggelam di Perairan Tanjung Mangkok Kotabaru

Baca juga: Sopir Truk Nekat Terobos Area Longsor Satui, Petugas Satlantas Polres Tanbu Kalsel Beri Tilang

Baca juga: Kebakaran di Desa Beringin HSU Sabtu Dinihari, Api Lumat Deretan Rumah Kayu

Sertifikat tersebut diperoleh setelah kapal perikanan diperiksa oleh petugas pemeriksa kelaikan kapal perikanan, sebagai bagian dari proses perizinan usaha perikanan tangkap.

Sementara itu, Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Fajar Priyo Pramono, mengatakan, pihaknya menyambut gembira adanya kerja sama dengan Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan.

Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan merupakan pembina pelabuhan perikanan yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Fajar.

Dengan adanya sosialisasi penerbitan sertifikat kelaikan kapal ini, menurutnya, maka pengetahuan para nelayan Kalsel dan pemilik kapal akan semakin teredukasi dalam pengurusan sertifikat kelaikan kapal nelayan tersebut.

Baca juga: Banjarmasin Tak Jadi Ibu Kota Provinsi KADIN: Fokus Jadi Kota Perdagangan dan Jasa

Baca juga: Gelapkan Sepeda Motor Milik Warga Batola, Pria Banjarmasin Dibekuk di Kotabaru

Baca juga: Oleng Saat Melintas di Desa Sei Rukam Tabalong, Truk Bak Kayu Tabrak Pohon dan Terbalik

“Kami berharap dengan tertib administrasi tersebut, maka para nelayan di Provinsi Kalimantan Selatan dapat berusaha dengan nyaman, serta tenang dalam bekerja,” tutupnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved