Rusuh di Stadion Kanjuruhan Malang

32 Titik CCTV di Stadion Kanjuruhan Diperiksa Timsus, Untuk Bongkar Penyebab Rusuh

Pihak Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai bergerak memeriksa penyebab rusuh di Stadion Kanjuruhan Malang, CCTV diperiksa

Editor: Irfani Rahman
(KOMPAS.COM/Imron Hakiki)
Terlihat tim Labfor Mabes Polri dan Polda Jawa Timur saat melakukan olah TKP di Stadion Kanjuruhan. CCTV di lokasi termasuk diperiksa petugas bentukan Kapolri Jendral Listyo Sigit 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Janji Kapolri Jendral Listyo Sigit untuk mengusut tuntas penyebab terjadinya rusuh yang berimbas pada ratusan korban meninggal seusai laga Arema FC dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang Jawa Timur mulai dilakukan.

Tim Khusus mulai bergerak memintai keterangan pihak terkait seputar laga tersebut.

Tak hanya itu sejumlah titik CCTV di Stadion Kanjuruhan Malang mulai diperiksa petugas Timsus.

Hasil CCTV dan keterangan pihak terkait sepertinya akan jadi bahan data penyidik.

Baca juga: Dituding Bocorkan Pungli, Wajah Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ini Babak Belur Dihajar Senior

Baca juga: Pelaku Masuk Kelas dan Ledakkan Diri, Bom Bunuh Diri di Afghanistan Tewaskan 43 Orang

Baca juga: Vitamin Ini Baik Meningkatkan Imun Tubuh, Agar Tak Mudah Sakit

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan, tim investigasi khusus itu terdiri dari jajaran tindak pidana umum serta Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri.

Tim kini telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang terdiri dari berbagai unsur.

Yakni, Direktur Utama Liga Indonesia Baru, Ketua PSSI Jawa Timur, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur, hingga Ketua Panitia Pelaksana Arema FC.

"Selain itu, juga ada 18 anggota Polri pemegang senjata prosedur tetap (Protap) yang melakukan pengamanan pada pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya saat itu," ungkapnya dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Senin (3/10/2022).

Unsur manajerial pengamanan pertandingan di Stadion Kanjuruhan juga tengah didalami oleh tim investigasi khusus.

"Selain itu, tim juga telah memeriksa total 32 titik letak CCTV yang berada di area stadion Kanjuruhan," jelasnya.

Dedi mengatakan tim investigasi khusus saat ini terus bekerja melakukan olah TKP di Stadion Kanjuruhan, sejak hari Minggu (2/10/2022) kemarin.

"Untuk tim olah TKP ini terdiri dari Laboratorium Forensik dan Inafis Mabes Polri. Tentu melibatkan unsur dari Polda Jawa Timur dan Polres Malang," pungkasnya.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Usut Tragedi Kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Tim Investigasi Bergerak, Sejumlah Saksi Diperiksa",

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved