Kriminalitas Nasional

Dituding Bocorkan Pungli, Wajah Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ini Babak Belur Dihajar Senior

Satu Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan bernama Umar babak belur. Ia diduga dihajar seniornya

Editor: Irfani Rahman
Warta Kota
Ilustrasi pengeroyokan. Satu mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang diduga mengalami pengeroyokan 

Sehingga terjadilah aksi penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam.

"Jadi sudah ada surat pernyataan antara kedua belah pihak yang kita saksikan bersama pihak keluarga hingga panitia setempat," kata dia.

Sementara itu, kakak kandung korban, ZL, mengatakan, Umar bukanlah mahasiswa baru (maba), melainkan mahasiswa semester 3 Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Adiknya dituduh membocorkan rahasia internal organisasi yang diikuti.

"Adik saya panitia konsumsi di diksar itu," ujarnya saat dihubungi awak media, Senin (3/10/2022).

Kata ZL, adiknya mengalami kekerasan oleh sesama panitia setelah membocorkan dugaan pungli yang terjadi dalam diksar tersebut.

Adiknya lalu dianiaya oleh orang yang diperkirakan lebih dari 10 orang.

"Apa yang adik saya bocorkan itu sesuai fakta. Diksar itu ada biaya Rp 300.000, mencakup keseluruhan. Tapi setiap peserta masih diminta sembako. Adik saya membocorkan rahasia itu ke teman-temannya yang pembela kebenaran. Rupanya ketahuan oleh orang-orang sesama organisasi (panitia diksar)," ujarnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuh hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

ZL mengatakan, keluarga juga sudah melakukan visum untuk memperkuat bukti adanya tindak kekerasan.

"Matanya lebam, satu biru dan satu merah. Bibirnya bengkak, dagunya kena sudutan rokok. Tangannya dari bahu sampai pergelangan tangan juga biru semua," ujarnya.

Terkait kabar bahwa kasus ini akan diarahkan ke mediasi, ZL mengaku belum mengetahui hal tersebut.

Meski demikian, dia sangat berharap adanya ketegasan dari pihak kampus kepada pelaku kekerasan adiknya.

"Awalnya adik saya cuma bilang ada kekerasan fisik. Tapi setelah divisum, rontgen, rupanya parah tindakan mereka. Intinya kami meminta tanggung jawabnya. Semoga universitas bisa kooperatif dan kampus bisa kasih setimpal dengan apa yang adik saya alami," ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, belum ada perwakilan UIN Raden Fatah Palembang yang bersedia memberi komentar.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ditelanjangi dan Dianiaya 10 Seniornya, Wajah Korban Disundut Rokok",

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Kriminalitas Nasional
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved