Religi

Solusi Atasi Pertengkaran Suami Istri, Ustadz Khalid Basalamah Ingatkan Bangun Komunikasi

Pendakwah Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan solusi mengatasi pertengkaran yang terjadi antara suami dan istri.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
kanal youtube Lentera Islam
Ustadz Khalid Basalamah terangkan mengenai bagaimana membuat rumah tangga rukun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pendakwah Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan solusi mengatasi pertengkaran yang terjadi antara suami dan istri.

Penuturan Ustadz Khalid Basalamah, hal yang sering menjadi pemicu keributan di rumah tangga harus ditinggalkan.

Salah satunya dikatakan Ustadz Khalid Basalamah adalah sikap diam yang tidak jelas, justru akan memperumit masalah.

Sepasang wanita dan pria yang menikah akan membentuk rumah tangga dan keluarga.

Baca juga: Ditunjuk Bakal Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional ke-53, Plt Camat Pulaulaut Sigam : Kami Siap

Baca juga: Buya Yahya Jelasan Perbedaan Israq dengan Dhuha, Simak Tara Cara Melaksanakannya

Namun dalam proses berumah tangga, tak selalu berjalan sesuai keinginan akan ada masalah yang bisa saja terjadi.

Ustadz Khalid Basalamah menerangkan pemicu pertengkaran yang bisa membuat masalah semakin besar yaitu diam tidak pada tempatnya.

"Seringkali dalam rumah tangga hadir permasalahan-permasalahan yang sebenarnya tidak harus ada, tapi diadakan, karena setiap kali tersinggung, ada hal yang mengganjal, ada hal yang membebani, kurang disukai maka akan diam tiba-tiba cemberut," jelas Ustadz Khalid Basalamah dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Khalid Basalamah Official.

Berbeda halnya, misal ada pertengkaran maka salah satu dari pasangan diam untuk tidak menambah keributan, maka sikap diam dalam hal ini positif dan dibutuhkan.

Sedangkan diam yang memperkeruh suasana adalah diam ketika ada masalah tanpa pasangan tahu ada masalah apa. Dalam artian, suami atau istri diam dan cemberut tanpa penjelasan.

"Dan ini banyak sekali dilakukan kaum muslimah, dia ingin suaminya paham, mengerti, akhirnya suaminya coba menebak, coba menanyakan kenapa istri cemberut, kalau suami benar menebak maka masalah terpecahkan, kalau tidak, maka akan ribut sampai berhari-hari," paparnya.

Karena ini maka dapat membuka pintu-pintu setan, membuat hal-hal menjadi sia-sia yang seharusnya dapat dimaksimalkan untuk menjalankan perintah Allah dalam rumah tangga misalnya bercumbu dan sebagainya yang akan menjadi ladang pahala.

Pertanyaan yang memojokkan pasangan atau diam yang tidak jelas, atau mengambil sikap mulutnya diam dan menunjukkan kalau tidak suka namun tidak pernah membahasakan, sehingga membuat pasangan bingung.

"Membangun komunikasi sehat sangat penting, ada hal-hal mengganjal dibicarakan, ada hal mencurigakan dikroscek, dengan adab dan tata krama yang baik melihat situasi dan keadaan memungkinkan atau tidak untuk bertanya, dan jangan gunakan cara diam seakan tidak suka namun belum tentu benar," urai Ustadz Khalid Basalamah.

Diam yang salah adalah berharap pasangan memaklumi dan memahaminya, dan terus menebak apa permasalahan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved