Superball

Berkabung Atas Tragedi Kanjuruhan, Asprov PSSI Kalsel Imbau Klub Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Klub sepak bola dan Asosiasi PSSI se-Kalimantan Selatan (Kalsel) diimbau untuk mengibarkan bendera merah putih setengah tiang.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki
Aksi solidaritas di depan Stadion 17 Mei Banjarmasin, Senin (3/10/2022) malam. Aksi tersebut sebagai bentuk duka cita dan belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan, di Malang, Jawa Timur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Klub sepak bola dan Asosiasi PSSI se-Kalimantan Selatan (Kalsel) diimbau untuk mengibarkan bendera merah putih setengah tiang.

Instruksi tersebut sesuai surat PSSI bernomor 4034/UDN/2608/X-2022 tertanggal 2 Oktober lalu.

Dalam suratnya, pengibaran bendera setengah tiang berlangsung selama satu pekan.

“Sudah kita sampaikan ke klub anggota/ Askab/Askot PSSI se-Kalsel untuk dilaksanakan,” kata Sekretaris Asprov PSSI Kalsel, Baktiansyah, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Kisah Mengerikan di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Jumlah Korban Meninggal Kini 131 Orang

Baca juga: Nasib Timnas Indonesia di Piala AFF Usai Tragedi Kanjuruhan Disorot, STY Disebut Punya Solusi

Baca juga: Pemain, Pelatih, dan Manajemen Barito Putera Galang Dana untuk Korban Kanjuruhan

Masih mengacu isi surat, PSSI juga mengimbau untuk mengenakan pita hitam di lengan kiri dan pita putih di lengan kanan.

Pita hitam dan putih digunakan setiap aktivitas sepak bola yang dilakukan selama satu pekan ini.

Hal itu dilakukan sebagai tanda berkabung atas insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober lalu.

Pada tragedi tersebut, tercatat ada sekitar 131 pendukung Arema FC tewas usai pertandingan melawan Persebaya Surabaya.

Beberapa oknum Aremania turun ke lapangan seteah tim kebanggaan mereka menelan kekalahan 2-3 dari Persebaya.

Evaluasi Menyeluruh

Tragedi Kanjuruhan sudah cukup jadi pelajaran. Pengamat sepak bola di Kalsel, Ramadhan Arifin meminta seluruh pihak untuk melakukan evaluasi.

Baik dari suporter, aparat keamanan, hingga panitia pelaksana pertandingan.

“Terkait pengamanan dan keselematan pemain dan penonton yang paling utama,” ucapnya, Selasa (4/10/2022).

Dia lantas menyinggung perihal regulasi yang sudah diatur FIFA. Satu di antaranya terkait penggunaan gas air mata di dalam stadion sepak bola.

Baca juga: Nyalakan Lilin, Suporter di Kalimantan Selatan Gelar Aksi Duka Tragedi Kanjuruhan

“Regulasi dari FIFA harus kita ikuti terkait apa saja yang dilarang dalam penggunaan stadion. Proses evakuasi dari tim keamanan harus betul-betul sesuai standar FIFA,” ujarnya.

Di sisi lain, Ramadhan berharap para suporter agar harus lebih dewasa. Seorang suporter mesti tetap legowo bila klub kesayangannya tersebut kalah. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persija Jakarta
    21
    12
    5
    4
    28
    11
    11
    41
    2
    Persib
    19
    12
    3
    4
    32
    25
    6
    39
    3
    PSM Makasar
    20
    10
    8
    2
    35
    8
    19
    38
    4
    Madura United
    21
    11
    3
    7
    26
    14
    6
    36
    5
    Bali United
    20
    11
    2
    7
    44
    21
    14
    35
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved