Religi

Hukum Puasa di Hari Jumat Dijelaskan Ustadz Adi Hidayat, Tidak Menyendiri

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, jikalau tidak ada sesuatu atau sebab yang mewajibkan puasa di hari Jumat maka hal itu tidak dibenarkan.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
kanal youtube Cahaya Islam
Ustadz Adi Hidayatkan menjelaskan hukum puasa di Hari Jumat. 

Urutan puasa sunnah selanjutnya adalah Puasa Ayyamul Bidh. Puasa ini adalah puasa tiga hari di pertengahan bulan sistem penanggalan hijriyah yaitu setiap tanggal 13, 14, dan 15.

"Kalau sudah bisa Ayyamul Bidh, baru naik lagi ke Puasa Daud. Puasa sehari kemudian setelahnya tidak atau selang-seling, misalnya Sabtu puasa Ahad tidak, maka itu adalah tingkat tertinggi dari puasa sunnah," terangnya.

Ustadz Adi Hidayat menambahkan, jika ingin mengambil pahala yang paling utama maka bisa mengerjakan Puasa Daud.

Baca juga: Hampir Masuk Jam 12 Siang, Ustadz Abdul Somad Jelaskan Batas Waktu Shalat Dhuha

Jenis dan tingkatan puasa sunnah adalah tiga puasa tersebut, tidak ada lagi puasa sunnah lain kecuali puasa sunnah khusus.

Niat Puasa Sunnah

Bagi Anda yang terbiasa melafadzkan niat puasa, berikut niat puasa sunnah selengkapnya:

Niat Puasa Senin Kamis

1. Niat Puasa Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa'ala

Artinya:

"Saya niat puasa hari Senin, sunah karena Allah ta'ala."

Seorang sedang menunggu waktu berbuka puasa. Ustadz Adi Hidayat ingatkan hukum berpuasa di hari Jumat.
Seorang sedang menunggu waktu berbuka puasa. Ustadz Adi Hidayat ingatkan hukum berpuasa di hari Jumat. (republika.co.id)

2. Niat Puasa Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved