Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Provinsi Kalsel Akan Bagikan 2 Ribu Nomor Induk Berusaha ke Pelaku UKM

Pemprov Kalsel melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan bagikan Nomor Induk Berusaha (NIB) ke UMK dan juga UMB.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BIRO ADPIM SETDAPROV KALSEL
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Sekda Kalsel), Roy Rizali Anwar, bersama Plt Deputi Bidang Teknologi dan Informasi Penanaman Modal BKPM, Andi Maulana, menyerahkan dokumen Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada perwakilan pelaku Usaha Menengah Kecil (UMK) di Gedung Idham Chalid, Kota Banjarbaru, Selasa (2/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 2.000 Nomor Induk Berusaha (NIB) pelaku usaha kecil dan mikro di Kalimantan Selatan (Kalsel) akan dibagikan dalam waktu dekat.

Pasalnya jumlah pelaku usaha di Kalsel yang memiliki NIB masih sangat sedikit, yakni 24.555. Padahal, membuat NIB ini gratis bagi pelaku usah.

Sementara itu, hasil pendataan Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Usaha Menengah Besar (UMB) Kalsel, totalnya 466.372.

"Kesenjangan cukup jauh antara yang sudah memiliki NIB dan yang belum ini menjadikan kita melakukan percepatan pembangunan pemahaman pelaku usaha dalam melegalisasi usahanya," kata Plt Kepala  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP Kalsel), Hanifah Dwi Nirwana, Selasa (4/10/2022).

Saat ini, kata Hanifah sudah 400 pelaku usaha yang sudah terkumpulkan untuk diberikan NIB pada 12 Oktober 2022.

Baca juga: 54 Jemaah Umrah Tanahlaut Turut Telantar di Jakarta, Sekda Dahnial Kifli Datang dan Berikan Ini

Baca juga: Berlangsung di Taman Education Park, Pameran Ekonomi Kreatif Tanbu Resmi Dibuka

Baca juga: Wisata Banjarmasin - Wisatawan Rela Menunggu Giliran untuk Naik Kelotok Susur Sungai

Pelaku usaha ini pihaknya dapatkan dari hasil kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota, serta  jemput bola ke pasar dan pertokoan.

"Ada 13 kategori usaha yang kami kumpulkan mulai dari pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan besar, pengangkutan dan transportasi, penyedia akomodasi, informasi dan komunikasi,aktifasi keuangan,real estate,jasa, pendidikan, aktivitas kesahatan dan jasa lainnya. Tapi yang diutamakan lebih dulu khusus yang usaha kecil," rincinya.

Jemput bola oleh tim DPMPTSP Kalsel, pelaku usaha yang didapat cukup menunjukkan KTP dan nomor telepon.

Selain percepatan capaian angka seluruh pelaku usaha di Kalsel memiliki NIB, tujuan pemberiannya adalah agar mendapat legalitas dan mengembangkannya.

Di sisi lain, meningkatkan motivasi berwirausaha dan mengedukasi pelaku usaha tentang perizinan berusaha.

Baca juga: Harga Porang Turun, Petani di Batola Provinsi Kalsel Urung Panen

Baca juga: Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 46 Dibuka, Simak Cara Daftar dan Lolos Seleksi

Baca juga: Dampak BBM Naik, Tarif Taksi Kelotok di Marabahan Batola Turut Terkerek

Dengan adanya NIB ini, pelaku usaha bisa mengembangkan ke e-Katalog, BPOM, sertifikat halal dan lainnya.

"NIB ini adalah langkah awal sebuah pengembangan usaha, jadi sudah seharusnya setiap pelaku usaha memiliki NIB," papar Hanifah.

Salah satu pembibit ikan hias di Kemuning Kota Banjarbaru, Ino, mengatakan, tertarik untuk membuat NIB.

"Kemarin teman saya yang jualan ikan hias .ada diajak untuk membuat NIB. Katanya buat mengurus SIUP," ujarnya.

Ino mengaku berencana membuat NIB juga untuk legalitas usahanya.

Kepala Dinas LH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana ikut bersihkan sampah jalan A Yani usai haul Sekumpul.
Pelaksana Tugas Kepala  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, (istimewa)

"Kalau mudah saja persyaratan dan pengurusnya, nanti bisa saja bikin," janjinya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved