Breaking News:

Berita Banjarmasin

Bangunan di Banjarmasin Sering Ambruk, Bidang Wasbang PUPR Banjarmasin Sarankan Ini Kepada Pemilik

Wasbang Dinas PUPR Banjarmasin mengimbau masyarakat jika ingin membangun gedung baru maupun renovasi, agar bisa melapor terlebih dahulu

Penulis: Noorhidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
Bangunan miring di Jalan Ahmad Yani Km 5 , Banjarmasin, yang mengenai bangunan di sampingnya, terpantau sudah mulai di bongkar, Rabu (5/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam beberapa bulan belakangan ini, ada saja bagunan yang ambruk atau miring di Kota Banjarmasin, dari bangunan ruko, rumah kost bertingkat, hingga rumah pribadi.

Terbaru sepekan lalu, bangunan toko dua lantai ambruk di kawasan Pasar Lima pada hari Selasa (27/9/2022) siang.

Penyebabnya kebanyakan diduga karena gagal kontruksi pada pondasi bangunan serta usia bangunan yang sudah tua, yang membuat bangunan tersebut ambruk atau miring.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Wasbang Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Agus Suyatno mengatakan, pihaknya selama ini sudah bergerak ketika mendapat laporan secara resmi maupun ada informasi dari masyarakat.

Baca juga: Bangunan Ruko Ambruk di Banjarmasin, Begini Catatan Sejarah Pasar Lima

Baca juga:  Toko Bangunan di Pasar Lima Banjarmasin Ambruk, Terjadi Saat Berlangsung Perbaikan

"Langkah kami adalah menemui pemilik bangunan dan langsung melihat ke lokasi bangunan yang di maksudkan, ketika ada mendapat laporan atau informasi dari masyarakat," ucap Agus.

Selanjutnya, pihaknya bakal menyarankan pemilik bangunan untuk membuat Sertifikat Layak Fungsi (SLF) untuk memastikan bangunan tersebut masih layak atau tidaknya untuk dihuni.

"Kalau secara kasat mata memang sudah sangat miring atau sangat membahayakan, maka kami sarankan untuk membongkar langsung agar tidak ada memakan korban," terangnya.

"Kami batasnya hanya menyarankan mengimbau, kami tidak berwenang untuk melakukan pembongkaran, kalau yang bersangkutan tak mengindahkan, maka itu akan menjadi tanggung jawab pemilik gedung jika terjadi sesuatu yang menyebabkan korban," tambahnya.

Lebih lanjut, dari hasil pembuatan SLF nanti oleh tenaga ahli khusus, disitulah semua akan diketahui.

"Misalnya pondasinya jenis apa, penyebab miring kenapa, yang terpenting proses itulah yang menentukan layak tidaknya masih bngunan tersebut ditempati, untuk meminimalisir terjadinya hal tak diinginkan apalagi sampai ada korban," Imbuhnya.

Baca juga: Toko Bangunan di Pasar Lima Banjarmasin Ambruk, Empat Orang Berhasil Selamatkan Diri

Agus mengimbau kepada masyarakat, jika ingin membangun gedung baru maupun renovasi, agar bisa melapor terlebih dahulu kepada pihaknya untuk dilakukan pengecekan terlebih dahulu.

"Sehingga dari awal kita sudah dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat) 

 

 


 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved