Berita Bisnis

Harga Sembako di Pasar Tradisional Banjarmasin Tetap Stabil, Mie Instan Tak Mengalami Kenaikan

Harga-harga bahan pokok di toko sembako Pasar Lama Banjarmasin cukup stabil

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman
Toko Idah yang menjual berbagai sembako di Pasar Lama Banjarmasin. Nampak Idah sedang melayani pelanggan yang membeli mie instan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harga-harga bahan pokok di toko sembako Pasar Lama Banjarmasin cukup stabil belakangan ini.

Hal tersebut diakui oleh seorang pemilik toko sembako, Idah.

Ia mengatakan, Rabu (5/10/2022), harga bahan sembako yang ia jual terbilang tetap stabil.

“Untuk minyak goreng sendiri, harganya sudah stabil di angka Rp14 ribu sampai Rp17 ribuan per liternya,” ucap Idah.

Sedangkan untuk mie instan, Idah membeberkan harganya stabil di Rp3 ribuan per bungkusnya.

Baca juga: Minyak Goreng Curah Favorit Mayoritas Warga Banjarmasin

Baca juga: Meskipun Harga Sayur Turun, Kacang Panjang Masih Rp12 Ribu Per Kilo di Pasar Lama Banjarmasin

Mengingat desas-desus efek perang Rusia-Ukraina yang berimbas ke harga gandum yang merupakan bahan pokok mie instan.

“Kalau perdus (isi 40 bungkus), harganya di kisaran Rp112 ribuan. Tergantung merek mie instannya,” ujar Idah.

Idah mengaku, dalam sehari ia mampu menjual lebih dari lima dus mie instan.
Dalam satu dus mie instan tersebut ujar Idah, ada berbagai merek mie yang biasanya dibeli pelanggan.

“Biasanya satu dus itu isinya ada berbagai macam merek mie, jarang ada pembeli yang ngambil full satu dus untuk satu merek,” jelasnya.

Sedangkan dagangan yang paling laku dijual Idah di toko tersebut adalah gula.

Baca juga: Santri Pondok Darul Hijrah Martapura Ingin Mengenal Jurnalistik dari Banjarmasin Post

Dalam seharinya, Idah bisa menjual 150 kilogram gula.

“Kalau harganya sendiri, perkilonya Rp13 ribu saya menjualnya. Dulu sempat Rp14 ribu per kilogram, tapi sekarang sudah turun,” kata Idah.

Dalam sehari penjualan, Idah mengaku bisa mendapatkan Rp3 juta sampai Rp5 juta, tergantung cuaca.

“Biasanya kalau cuaca hujan, apalagi hujannya pagi, banyak pembeli datang ke sini sembari berteduh. Tapi kalau hujannya siang hari, pembeli sudah sepi. Jarang ada yang datang, paling keesokan harinya yang ramai,” tutup Idah.

( Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved