Berita HST

Kinerja DPRD Kabupaten HST Dipertanyakan, Rapat Paripurna Sering Tak Kuorum

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD HST, Tajudin, akui anggota dewan sering tak hadir sehingga mengganggu pertemuan dengan eksekutif.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Rapat paripurna persetujuan Perubahan APBD, beberapa waktu lalu, di DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Terlihat banyak kursi kosong, sebelum akhirnya kourum dinyatakan terpenuhi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kinerja DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dipertanyakan.

Pasalnya, seringkali saat rapat paripurna yang hendak mengambil keputusan, banyak anggota dewan tak hadir.

Dampaknya, sering tertunda berjam-jam karena menunggu kuorum terpenuhi.

Hal itupun sering dikeluhkan kalangan pemerintahan. Padahal, rapat paripurna merupakan rapat pengambilan keputusan penting.

Seperti saat rapat persetujuan Perubahan RAPBD 2022 pekan lalu. Banyak kursi kosong dan untuk mencapai kuorum harus menunggu waktu yang lama.

Baca juga: Santri Pondok Darul Hijrah Martapura Ingin Mengenal Jurnalistik dari Banjarmasin Post

Baca juga: Sidang Korupsi Oknum Mantan Bendahara, Ketua Bawaslu Banjar Beri Kesaksian di Pengadilan Tipikor 

Sampai akhirnya, syarat 2/3 kehadiran anggota dewan terpenuhi.

Terkait kondisi tersebut, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD HST, Tajudin, saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Rabu (5/10/2022), tak memungkirinya.

“Kami dari BK tak memungkiri ada beberapa rekan yang sering tak hadir pada rapat paripurna. Ada yang tanpa alasan, adapula yang diketahui masih sakit sehingga harus berobat dan masih masa pemulihan,” bebernya.

Dirinya mengakui tak bisa masuk kerja beberapa hari karena dirawat di rumah sakit, didiagnosis jantung, sehingga ada beberapa rapat paripurna tak dihadiri. “Sekarang masa pemulihan,” katanya.

Selain dirinya, ada pula Hendra Suryadi yang masih menjalani pengobatan dan masa pemulihan akibat kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Tertangkap Tim Gabungan Langgar Ketentuan, Truk di Kotabaru Ini Lebihi Kapasitas dan Dimensi

Baca juga: Lowongan Kerja di PT Telkom, Dicari Untuk 22 Posisi Ini Berikut Syarat Ketentuannya

Serta Suryatin Hidayah yang menurutnya masih bisa ditoleransi karena punya bayi dan suaminya baru meninggal dunia.

Namun, di luar alasan yang bisa diterima, diakui sering tak hadir, sehingga menghambat jalannya rapat karena tak memenuhi kuorum.

Bahkan ada satu orang anggota dari Fraksi Nasdem atas nama M Rifai, jelas Tajudin, sudah satu tahun tak pernah mengikuti rapat apapun.

“Terhadap yang bersangkutan, maupun yang sering tak ikut rapat tanpa alasan, kami dari BK sudah memberikan teguran tertulis kepada yang bersangkutan. Teguran ditembuskan ke Ketua Fraksi dan pimpinan dewan,” urainya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved