Berita Banjarmasin

Santri Pondok Darul Hijrah Martapura Ingin Mengenal Jurnalistik dari Banjarmasin Post

Kedatangan santri Pondok Darul Hijrah pun disambut langsung oleh Manager Produksi Banjarmasin Post, Hari Tri Widodo.

Penulis: Noorhidayat | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/noorhidayat
Manajer Produksi Banjarmasin Post, Hari Tri Widodo saat mengenalkan jurnalistik kepada santri Pondol Darul Hijrah, Cindai Alus, Martapura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ingin mengenal dunia jurnalistik dan belajar cara penulisan jurnalistik, puluhan santri Pondok Darul Hijrah Cindai Alus, Martapura, melakukan studi tour ke Redaksi Banjarmasin Post, Rabu (5/10/2022).

Kedatangan santri Pondok Darul Hijrah pun disambut langsung oleh Manager Produksi Banjarmasin Post, Hari Tri Widodo.

Bertempat di Lantai 5 Gedung H Djok Mentaya, Banjarmasin, Hari juga menjadi narasumber dalam mengenalkan bagaimana cara menulis berita yang baik dan benar kepada santri.

"Saya tadi mengenalkan bagaimana cara menulis berita, struktur 5W & 1H, dan teknik-teknik penulisan berita," ujarnya.

Baca juga: Survei Simulasi Akreditasi RSUD Ulin Banjarmasin Dimulai

Baca juga: Ini Tanggapan Sekolah di Banjarmasin Terkait Aturan Baru Masuk ke Perguruan Tinggi 2023

Selain itu, Hari juga memberikan wawasan kepada santri bagaimana cara mendeteksi berita hoax.

"Baik saat penggarapan berita di lapangan, maupun menjadi pembaca berita," jelasnya

Antusias santri pun terlihat saat sesi tanya jawab, banyak santri yang mengajukan beberapa pertanyaan terkait jurnalistik.

Seperti bagaimana aturan pengiriman berita, pengawasan sebelum berita dicetak, dan banyak lainnya.

Seusai pengenalan jurnalistik, Hari mengajak seluruh santri untuk melihat-lihat studio produksi yang ada di Banjarmasin Post.

Staf dokumentasi dan Publikasi Pondok Darul Hijrah, Rizky Yogo menjelaskan, dipilihnya Banjarmasin Post menjadi tujuan studi tour, dikarenakan media cetak terbesar saat ini yang ada di Kalsel adalah Banjarmasin Post.

"Makanya kami ke sini, untuk belajar jurnalistik dan penulisannya. Karena ada beberapa santri yang memiliki bakat, namun masih kurang pengetahuan tentang jurnalistik," ungkapnya.

Baca juga: Luka Bakar Ringan di Kepala, Saipul Tersengat Listrik saat Hendak Perbaiki Atap Ruko di Banjarbaru

Baca juga: Tertangkap Tim Gabungan Langgar Ketentuan, Truk di Kotabaru Ini Lebihi Kapasitas dan Dimensi

Rizky berharap, setelah pulang dari Banjarmasin Post, santri-santri dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk dipakai dalam media pemberitaan di lingkungan khusus Pondok Darul Hijrah.

Sementara itu, seorang santri kelas 6, atau setara 3 SMA di Pondok Darul Hijrah, Muhammad Arsyad menuturkan, banyak mendapat ilmu baru setelah datang ke Banjarmasin Post.

"Ilmu itu akan saya terapkan di Al-Hijrah Media, itu adalah media group internal pondok, untuk berita pemberitahuan, maupun berita-berita kegiatan pondok maupun berita ketika ada pejabat-pejabat yang berkunjung ke pondok," bebernya.

"Saat ini medianya masih melalui mading. Semoga ilmu yang kami dapatkan di Banjarmasin Post dapat kami terapkan," pungkasnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat)

  • Berita Terkait :#Berita Banjarmasin
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved