Liga 1 2022

Daftar Enam Tersangka Tragedi Kanjuruhan Termasuk Dirut PT LIB Hadian Lukita dan Tiga Polisi

Kapolri mengumumkan ada enam tersangka dalam tragedi Kanjuruhan, termasuk dari Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita dan tiga anggota polisi

Editor: Rahmadhani
bolasport.com
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, sedang wawancara eksklusif dengan BolaSport.com pada 19 November 2020. Ia menjadi satu dari enam tersangka Tragedi Kanjuruhan, Malang usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya 

BANJARMASIPOST.CO.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan secara resmi Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, menjadi salah satu tersangka tragedi Kanjuruhan.

Secara total, Kapolri mengumumkan ada enam tersangka dalam tragedi Kanjuruhan.

Selain Dirut PT LIB, ada AH Ketua Panpel, SS Security official, Wahyu SS Kabagops Polres Malang, H anggota Brimob dan BSA Kasat Samapta Polres Malang.

"Masih kita terus kembangkan dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya," kata Kapolri, dikutip dari siaran langsung Kompas TV.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupatan Malang, setelah pada laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Arema FC kalah 2-3 di kandang sendiri, Sabtu (1/10/2022).

Baca juga: Lakukan Kesalahan Berbeda, Ini Alasan 6 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Baca juga: Luis Milla dan Persib Kecele, Keputusan Presiden Jokowi soal Liga 1 Jadi Sebab

Pihak kepolisian menembakan gas air mata ke arah penonton yang berada di tribune stadion. Akibatnya, 131 orang yang berada di dalam stadion meninggal dunia.

Mengutip data Kementerian PPPA, 33 di antara para korban yang sejauh ini teridentifikasi merupakan anak-anak usia 4-17 tahun.

Di sisi lain, Aremania mencatat bahwa hingga Selasa (4/10/2022) malam, 4 orang anak belum ditemukan.

* Tak Ada Pertandingan 

Presiden Joko Widodo baru-baru ini memberi jaminan pada FIFA bahwa tak akan ada pertandingan sampai ada reformasi stadion-stadion di Indonesia.

"Saya perintahkan Kementerian PUPR untuk mengaudit total stadion yang dipakai untuk liga," ujar Jokowi dalam kunjungan ke Kanjuruhan hari ini.

Penembakan gas air mata dilakukan saat terjadi kericuhan suporter Arema FC yang bentrok melawan polisi buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.


"Semuanya, mulai dari Liga 1, Liga 2, dan Liga 3."

"Dari peristiwa ini harus kita perbaiki semuanya, termasuk manajemen pengelolaan stadion harus kita audit total," tandasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved