Bumi Tuntung Pandang

DPRD Kabupaten Tanah Laut Akan Bahas APBD 2023, Bupati HM Sukamta Fokus Kejar Target RPJMD

Bupati HM Sukamta hadiri rapat paripurna di DPRD Kabupaten Tala daan berjanji gunakan APBD 2023 untuk selesaikan program pembangunan sesuai RPJMD.

Penulis: Idda Royani | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN TANAH LAUT
Bupati HM Sukamta (kiri) mendengarkan pemandangan umum ftaksi-ftaksi DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) terhadap APBD 2023, Selasa (4/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Tahun Anggaran 2023 Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), telah menggelinding ke Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Pembahasan raperda tersebut dilakukan secara maraton, mengingat sisa waktu yang sempit. Pasalnya, saat ini telah memasuki triwulan keempat tahun 2022.

Catatan Banjarmasinpost.co.id, Kamis (6/10/2022), rapat paripurna dikebut. Dalam sehari, bahkan dilaksanakan dua kali, hanya jeda beberapa jam.

Seusai penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2023 pada Rapat Paripurna di DPRD KAbupaten Tala saat Senin kemarin, sehari setelahnya dilanjutkan pemandangan umum fraksi-fraksi.

Beragam masukan pun dilontarkan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Tala. Di antara saran masukan terkait target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Termasuk saran mengenai pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) Selasa 04102022.
Suasana rapat paripurna penyampaian jawaban Bupati HM Sukamta atas pemandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD 2023 di gedung DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala), Selasa (4/10/2022).

Bupati Tala HM Sukamta pun memberikan tanggapannya terhadap masukan tersebut pada Rapat Paripurna yang digelar sore harinya, pada hari yang sama.

Dikatakan, pihaknya fokus penyusunan APBD 2023 pada target RPJMD 2018-2023 yang belum tercapai. "Termasuk program-program pembangunan SDM," jelasnya.

Mengenai pembangunan SDM, Bupati Tala HM Sukamta menilai akan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala melalui pemenuhan mandatory spending di sektor pendidikan dan kesehatan.

"Alokasi anggaran dari total belanja daerah, minimal 20 persen pada sektor pendidikan dan 10 persen pada sektor kesehatan. Kedua sektor ini menjadi faktor penentu pembentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)," lanjut Sukamta.

Selain itu, ia juga ingin menyelenggarakan pendidikan Paket A/B/C bagi warga Kabupaten Tala di atas 18 tahun agar meningkatkan rata-rata lama sekolah, serta pemberian beasiswa bagi peserta didik yang tidak mampu. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved