Singapura Tarik Produk Mie Sedaap

Ikuti Hongkong, Singapura Tarik Dua Produk Mie Sedaap Diduga Mengandung Etilen Oksida

Ikuti langkah Hongkong, Singapura juga menarik dua produk dari Mie Sedaap dengan dasar dugaan mengandung Etilen Oksida (EtO).

Editor: M.Risman Noor
Shutterstock
mie instan. Singapura menarik dua produk Mie Sedaap diduga mengandung etilen oksida. 

Sheila juga menyebut, Mie Sedaap selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi konsumen.

"Dari seluruh lini proses dan produksi, Mie Sedaap memastikan tidak ada penggunaan Etilen oksida (EtO) dan telah mengantongi persyaratan BPOM sehingga aman untuk dikonsumsi," ucap dia.

Alasan CFS Hong Kong tarik Mie Sedaap Korean Spicy Chicken

Sebelumnya, salah satu produk Mie Sedaap rasa Ayam Pedas Korean Spicy Chicken yang ditarik dari perdagangan di Hong Kong.

Center for Food Safety (CFS) Hong Kong menemukan kandungan pestisida dan etilen oksida dalam produk makanan tersebut.

Produk ini didistribusikan oleh agen tunggal Golden Long Food Trading Ltd. Sementara, pengecernya di Hong Kong adalah PARKnSHOP (HK) Limited.

"CFS mengumpulkan sampel produk dari supermarket di Lok Fu untuk pengujian di bawah Program Pengawasan Makanan rutin. Hasil pengujian menunjukkan sampel mie, paket bumbu dan bubuk cabai produk mengandung pestisida, etilen oksida," tulis mereka dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (28/9/2022).

Selain itu, pihaknya kemudian memberi instruksi untuk menghentikan penjualan Mie Sedaap dan mengeluarkan produk tersebut dari rak batch produk.

Badan tersebut melaporkan, pengecer yang bersangkutan telah memulai penarikan kembali batch produk Mie Sedaap yang dimaksud.

CFS Hong Kong mengimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi Mie Sedaap yang dimaksud, walau mereka sudah telanjur membeli.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bantah Mie Sedaap Tak Aman, Wings Group: Belasan Tahun Dikonsumsi di Lebih dari 30 Negara",

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Hong Kong, 2 Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved