Piala Dunia U20 2023

Kepastian Nasib Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia Pascatragedi Kanjuruhan, Ini Fokus PSSI

Keraguan soal Piala Dunia U-20 2023 sempat muncul lantaran ancaman sanksi FIFA kepada Indonesia akibat tragedi tewasnya 131 Aremania di Kanjuruhan

Editor: Rahmadhani
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD SYAIFUL RIKI
Suporter sepak bola, polisi, hingga politisi berkumpul di depan Stadion 17 Mei Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (3/10/2022) malam. Mereka menggelar aksi solidaritas terhadap para korban yang tewas dalam tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur. Nasib Piala Dunia U-20 2023 pascatragedi Kanjuruhan laga Arema FC vs Persebaya, dimana Indonesia menjadi negara tuan rumah, sempat jadi pertanyaan, kini dijawab PSSI 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Nasib Piala Dunia U-20 2023 pascatragedi Kanjuruhan laga Arema FC vs Persebaya, dimana Indonesia menjadi negara tuan rumah, sempat jadi pertanyaan.

Keraguan sempat muncul lantaran ancaman sanksi FIFA kepada Indonesia akibat tragedi yang menewaskan 131 Aremania tersebut.

Wakil Sekretaris Jenderal PSSI Maiike Ira Puspita memberikan kepastian soal nasib Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.

Dalam rilis yang dikirim ke media, Kamis (6/10/2022), PSSI disebutkan saat ini pihaknya masih berfokus untuk perbaikan sejumlah aspek menuju penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

Baca juga: Jadwal Main Timnas U16 vs Palestina Siaran Langsung Indosiar, Ego Arkhan Kaka dkk Jadi Perhatian

Baca juga: Isu Shin Tae-yong Direbut Vietnam dari Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab, Efek Park Hang-seo Cabut

Salah satunya soal administrasi dan infrastruktur untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-20 2023.

Pihaknya juga masih bekerja keras untuk menyusun flow untuk transportasi penunjang bagi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun depan.

Proses perbaikan tersebut bakal dimulai pada Oktober 2022.

"Untuk Piala Dunia masih jalan terus. Kita lagi menyusun dokumen supaya perbaikannya itu bisa dilakukan sampai nanti pas untuk Piala Dunia," ujar Maaike Ira Puspita.

"Jadi semua perbaikan-perbaikan itu, kalo konstruksi dan infrastruktur orang indonesia paling jago. Hari ini bikin besok jadi, karena kita punya SDM-nya."

"Kalo sama rumput, kita gak bisa. Dan namanya rumput sepakbola, nah ini balik lagi, lisensi FIFA, stadion-stadion dinyatakan sebagai lisensi FIFA itu kewajiban sendiri."

"Maintenance-nya mana, perbaikannya mana, dan itu makanya harus dimulai dari Oktober untuk perbaikan. rencananya bulan ini."

"Kemudian rencana untuk infrastruktur, kemudian flow-nya, dari mulai transportasi, masalah media juga nanti di luar tempat parkirnya di mana, antara flow bandara ke hotel-training side-hotel-stadion itu flow-nya seperti apa," lanjut Maiike Ira Puspita.

Maaike Ira Puspita berharap bahwa blueprint untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 bakal bermanfaat untuk Indonesia.

Pihaknya mengaku bahwa blueprint ini bakal jadi edukasi bagus untuk membangun ekosistem sepak bola Indonesia.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved