HSU Mantap

Kodim 1001 HSU-Balangan Bagian dari Tim Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Komandan Kodim 1001 HSU-Balangan sebagai BAAS, Letkol Dhuwi Hendradjaja, minta semua pihak yang terlibat untuk bersama-sama menurunkan kasus stunting.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Pengukuhan Komandan Kodim 1001 HSU-Balangan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) tahun 2022 di Kabupaten Hulu Sungai Utara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengukuhkan Komandan Kodim 1001 HSU-Balangan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Tahun 2022 di Kabupaten HSU

Dalam sambutannya, Plt Bupati HSU H Husairi Abdi, Lc, yang diwakili Kepala DPPKB HSU, Dra Hj Anisah Rasyidah, MAP, mengukuhkan Komandan Kodim 1001 HSU-Balangan Letnan Kolonel Infanteri Dhuwi Hendradjaja, SSos, MIPol, dan Ibu Pradevi Hendradjaja sebagai Bapak dan Ibu Asuh Anak Stunting Kabupaten  HSU.

"Saya percaya bahwa Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung  jawab yang di berikan dalam mewujudkan percepatan  penurunan Stunting di Kabupaten HSU," ujar Annisa. 

Pengukuhan ini sebagai wujud dari Realisasi Program BAAS dalam rangka percepatan penurunan Stunting di Kabupaten HSU dengan meningkatkan gizi anak -anak yang mempunyai masalah dalam tumbuh kembang.

Sekaligus, sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden No 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

"Dalam Program Percepatan Penurunan Stunting di Kab. HSU dengan visi "Gerakan Bebas Stunting HSU Mantap" (GASING MANTAP) dengan Misi "Menurunkan Prevalensi Stunting Kab. HSU Menjadi 14 Persen Tahun 2024. Mewujudkan 5 paket layanan di tiap Desa, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Konseling Gizi Terpadu, Perlindungan Sosial, Air Bersih dan Sanitasi dan Pendidikan anak Usia Dini (PAUD)," tambahnya.

Pihaknya berharap, masyarakat, instansi dan perusahaan secara aktif bersama-sama mau menjadi BAAS.

Caranya, dengan melakukan intervensi dan kontribusi untuk terlibat aktif memberikan bantuan.

Termasuk dalam hal penanganan stunting, baik berupa pemberian makanan tambahan dan asupan gizi baik yang tercukupi bagi bayi dan balita penderita stunting.

Sementara itu, Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja selaku BAAS HSU, mengatakan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang ditandai dengan tinggi badan anak di bawah rata-rata untuk usianya.

Pertanda fiski itu juga merupakan bentuk kekurangan gizi berkepanjangan.

Rendahnya kesadaran akan gizi seimbang, mengakibatkan bayi hanya mendapatkan asupan makanan pokok dengan sedikit protein atau sayuran. 

"Banyak orangtua yang tidak memahami pentingnya ASI. Sebaliknya, malah mengandalkan susu formula bagi bayi. Beberapa daerah juga disebabkan kurangnya air bersih untuk sanitasi, kebersihan pribadi, serta akses terbatas ke pelayanan kesehatan," katanya

Demi mengurangi jumlah anak yang termasuk dalam katagori stunting, lanjutnya, maka dicanangkanlah  kegiatan BAAS .

Ini merupakan program sederhana, tapi strategis. Karena dengan adanya program ini akan dapat menurunkan stunting.

Nantinya, BAAS akan melakukan pendampingan dan pengawasan serta memberikan bantuan memenuhi kebutuhan gizi agar tumbuh dan kembang sesuai dengan usianya.

"Sesuai dengan program yang diprakarsai oleh Kepala Staf Angkatan Darat, menjadi BAAS dilaksanakan dari tingkat pusat hingga tingkat kabupaten di seluruh Indonesia adalah sebagai upaya percepatan penurunan stunting. Setelah secara resmi dikukuhkan sebagai BAAS di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, kami akan segara berkoordinasi dengan instansi terkait yang digunakan guna mempercepat proses penurunan stunting," tambah Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja.

Dia pun mengajak seluruh instansi terkait yang terlibat dalam program BAAS ini agar benar-benar secara maksimal memberikan partisipasinya.

Tentunya, dengan didasari kepedulian yang tinggi untuk membantu masyarakat khususnya meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan dan keluarga sejahtera. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved