Bumi Tuntung Pandang

Pancasila Tanah Laut Diminta Konsisten Gaungkan Kegiatan Berbangsa dan Bernegara

Para Duta Pancasila Tanahlaut ikut serta membantu pemerintah dalam mengembangkan nilai nilai Pancasila

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
DISKOMINFO TALA
Kepala Badan Kesbangpol Tala Rudi Ismanto (tengah) menyampaikan wejangan pada peserta Pembinaan Ideologi Pancasila bagi purna paskibra di Base Camp Wira Yudha Pelaihari, Selasa kemarin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kalangan purna Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), telah menyandang predikat sebagai Duta Pancasila.

Catatan banjarmasinpost.co.id, Kamis (6/10/2022), predikat Duta Pancasila tersebut telah disematkan beberapa waktu lalu.

Karena itu mereka diharapkan konsisten melaksanakan kegiatan berbangsa dan bernegara yang memiliki empat pilar penting yaitu Pancasila, UUD 1995, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

"Selain itu sebagai Duta Pancasila hendaknya juga dapat menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari dalam menerapkan empat pilar tersebut," ucap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tala Rudi Ismanto.

Penegasan itu disampaikan Rudi pada kegiatan pembinaan Ideologi Pancasila bagi purna paskibraka dalam rangka pembumian nilai nilai Pancasila di Tala yang dilaksanakan di Base Camp Wira Yudha Pelaihari, Selasa kemarin.

KALANGAN purna Paskibra Tala seksama menyimak paparan pemateri pada acara pembinaan Ideologi Pancasila, Selasa kemarin.
KALANGAN purna Paskibra Tala seksama menyimak paparan pemateri pada acara
pembinaan Ideologi Pancasila, Selasa kemarin. (DISKOMINFO TALA)

Para Duta Pancasila tersebut juga mesti ikut serta membantu pemerintah dalam mengembangkan nilai nilai Pancasila, cinta Tanah Air dan bela negara dalam rangka berbangsa dan bernegara.

Sementara itu Kepala BNKK Tala AKBP Katamsi Sad Retna Setiawan mengatakan para purna Paskibra yang menyandang status sebagai Duta Pancasila juga perlu diberi pembekalan bahaya narkoba.

Mereka tentu tidak akan bisa melaksanakan tugas secara baik jika terancam oleh bahaya narkoba.

Ketika mereka telah terbekali pemahaman bahaya narkoba, maka akan mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan saat menghadapi situasi ancaman narkoba.

"Tindakan itu akan dapat secara cepat mereka lakukan, baik untuk melindungi dirinya, keluarga maupun lingkungannya," sebut Katamsi.

Pembinaan ideologi Pancasila tersebut diisi paparan materi dari dua narasumber yaitu Kariyati (guru SMAN 1 Pelaihari) dan Kapten (Purn) Suparno.

Pesertanya sebanyak 52 orang anggota purna Paskibra Tala yang berasal dari berbagai SMA sederajat di Tala.

Salah seorang peserta, Wahyu Arisandiko dari SMKN 1 Pelaihari menuturkan pembinaan ideologi Pancasila tersebut sangat bermanfaat.

Ia merasakan menguatnya semangat nasionalisme pada dirinya. (AOL)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved