Berita Banjarmasin

Pasang Air Laut Kembali Landa Banjarmasin, Puncaknya Akhir Oktober 2022

Sejak tanggal 1 Oktober kemarin hingga 9 Oktober mendatang pasang air laut kembali terjadi di Banjarmasin

Penulis: Noorhidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Air Pasang yang terjadi di kawasan Kuin Cerucuk pertengahan tahun 2022 tadi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak tanggal 1 Oktober kemarin hingga 9 Oktober mendatang pasang air laut kembali terjadi di Banjarmasin. Tak heran, permukaan air sungai di Banjarmasin pun mulai mengalami kenaikan pada jam-jam tertentu.

"Puncaknya pada 6 Oktober hari ini (Kamis)," ucap Analis Mitigasi Bencana BPBD Banjarmasin, Hanafi, Kamis (6/10/2022) petang.

Namun puncak tertinggi air pasang di tahun 2022 ini diprediksi terjadi pada akhir Oktober mendatang.

"Biasanya rata-rata air pasang hinga 2,8 meter, akhir bulan Oktober nanti diperkiraka bakal mencapai 2,9 meter di atas permukaan laut," tuturnya.

Baca juga: Hujan Deras Bikin Banjir di Banjarmasin Kalsel, BMKG Minta Waspada Pasang Air Laut

Baca juga: VIDEO Pasang Air Laut di Banjarmasin,  Rumah Warga Terendam

Sementara itu, warga Kuin Cerucuk, Taufik menyampaikan, air pasang baru mencapai puncaknya pada pukul 05.00 wita.

"Subuh baru pasang airnya, tapi cuman sampai jalan, tidak sampai masuk ke dalam rumah seperti sebelum-sebelumnya," terangnya.

Taufik menceritakan, pada tahun 2022 ini, pernah air masuk kedalam rumah hingga 5 centimeter di atas lantai.

"Di sini memang sudah langganan kalau musim air pasang, tiap tahun pasti masuk rumah," ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan Subagiyo, air pasang yang terjadi pada hari Kamis ini, puncaknya terjadi pada subuh.

"Sendal larut kesana kemari, lupa membawa naik, padahal sudah tau bahwa air bakal naik lagi," tuturnya.

Baca juga: Banjir Terjadi Saat Pasang Air Laut, Jalan Terendam di Pulaulaut Utara Kotabaru Bisa Lebih Tinggi

Subagiyo, berharap Pemerintah Kota Banjarmasin setidaknya bisa mencarikan solusi bagaimana kawasan tempat tinggalnya tidak menjadi langgangan banjir akibat air pasang.

"Mungkin bisa dicarikan solusi ya oleh Pemerintah, minimal jalan ditinggikan lah, agar ketika ingin keluar masuk kawasan sini kendaraan bisa melintas," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved