Ekonomi dan Bisnis

Sebanyak 327 Koperasi di Banjarmasin Tak Aktif, Pembubaran Harus Melalui Rapat Anggota

Koperasi yang aktif di Banjarmasin 355 unit dan 327 tidak aktif. Diskopumker sarankan yang ingin bubar melalui rapat anggota.

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RIFKI SOELAIMAN
Poster pelayanan publik di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Banjarmasin, Kamis (6/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Koperasi di Kota Banjarmasin tercatat 782 unit.

Koperasi yang aktif 355 unit dan sisanya sebanyak 327 koperasi tidak aktif.

Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Gusti Yanuar Noor Rifai.

Ia menyebut, total koperasi tersebut tergabung dengan koperasi binaan Dinas Koperasi dan UKM Kalsel dan binaan nasional. 

“Kalau di luar binaan provinsi dan binaan nasional, jumlahnya pada tahun ini sebanyak 602 koperasi. Kalau 2021, khusus Banjarmasin, ada 600 koperasi,” rincinya, Kamis (6/10/2022). 

Baca juga: Tiga ABK Keracunan Dalam Kapal Ikan di Pelabuhan Banjar Raya Banjarmasin Kalsel

Baca juga: Tertangkap Basah Masuk Kontrakan Perempuan saat Dinihari, Remaja di Tabalong Lukai Dua Korban

Baca juga: TNKB Putih Mulai Diterbitkan di Banjarmasin, Ditlantas Polda Kalsel: Jangan Mengubah Sendiri

Mengenai koperasi yang tidak aktif tersebut, Rifai mengatakan, ada yang nantinya digabung.

“Ada juga yang diminta untuk dibubarkan. Bubarnya harus melalui rapat tertinggi. Dan, rapat tertingginya itu melalui rapat anggota koperasi,” beber Rifai.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Tenaga Kerja ( Diskopumker Banjarmasin) Kota Banjarmasin,  M Isa Anshari, mengatakan banyak koperasi yang kurang aktif.

Bahkan ada yang tidak aktif lagi,  sebutnya, yaitu koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam.

“Istilahnya, banyak yang jadi bangkrut karena mungkin banyak anggotanya yang menunggak bayar atau pindah domisili. Nah, jadi merugikan," urainya.

Baca juga: Polres Tabalong Bongkar Pangkalan Diduga Jual Gas Melon Lebihi Harga Eceran Tertinggi

Baca juga: Narkoba Banjarmasin - Warga Teluk Tiram Darat Diringkus di Rumah, Dilaporkan Sering Transaksi Sabu

Menurutnya, cukup banyak total koperasi yang tak aktif di Kota Banjarmasin.

Faktor yang tentunya menjadi sebab koperasi itu tak aktif lagi, ujar Isa, adalah masalah internal dari koperasi itu sendiri hingga dampak gelombang pandemi Covid-19 yang menghantam ekonomi.

“Kami sudah mengimbau agar koperasi yang tak aktif tersebut untuk kembali beroperasi. Pemerintah juga sudah memberikan dukungan berupa pelatihan, pembekalan manajemen, serta peningkatan usaha koperasi sebagai program prioritas Dinas Koperasi setiap tahun,” tandas Isa.

(Banjarmasinpost.co.id/Rifki Soelaiman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved