Kriminalitas Nasional

Terungkap Perakit Bom di Riau Ini Belajar Dari Internet, Modal Beli Bahan Dari Uang Jual Tanah

MN alias Oci pelaku perakit bom warga Kabupaten Indragiri Hulu, Riau yang ditangkap petugas Polda Riau ternyat belajar dari internet

Editor: Irfani Rahman
net
ilustrasi bom. Pelaku perakit bom warga Kabupaten Indragiri Hulu, Riau ternyata belajar merakit bom dari internet 

BANJARMASINPOST.CO.ID - MN alias Ocu (47) warga Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau pelaku perakit bom telah ditangkap oleh petugas kepolisian Polda Riau. Terungkap bahwa ia adalah seorang pengangguran.

Selain itu pelaku perakit bom ini belajar sendiri dengan melihat internet.

Tak hanya pelaku perakit bom ini juga pernah dirawat di RS Jiwa selama beberapa hari

Hal ini diungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda RiauKombes Asep Darmawan

"Pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Tampan tahun 2016 selama 14 hari," ucap Asep, saat ekspos kasus, Rabu (5/10/2022) menjelaskan tentang Pria Perakit Bom di Riau.

Baca juga: Jaksa Tuntut Indra Kenz 15 Tahun Penjara serta Denda Rp10 Miliar

Baca juga: Harga Minyak Goreng Hari Ini, Kamis 6 Oktober 2022 di Alfamart dan Indomaret, Buruan Ada Turun Harga

Bahkan diterangkan Asep, berdasarkan pengakuan Perakit Bom di Riau, pria itu sering mendapat bisikan-bisikan terkait dengan peledakan bom.

Dijelaskan Asep, pelaku belajar membuat bom, dengan menyaksikan tutorialnya yang tersedia di YouTube.

Namun, ia diketahui mampu membeli sejumlah bahan peledak yang diperlukannya untuk merakit bom.

"Yang bersangkutan tidak ada pekerjaan, dulu memang pernah kerja di bengkel otomotif, dia suka otomotif," kata Kombes Asep.

Dijabarkan Asep, pelaku diketahui punya 3 orang saudara perempuan.

Kemudian, mereka sekeluarga menjual tanah milik orang tuanya, dan laku Rp60 juta.

Baca juga: Ini Nasib 2 Anggota Polantas yang Viral Jilat Kue Ultah TNI, di Sel 30 Hari Hingga Terancam Dipecat

Baca juga: 3 Manfaat Membersihkan Lidah, Diantaranya Meningkatkan Kesehatan Mulut

Pelaku MN, dapat setengah bagian, yaitu Rp30 juta.

Uang hasil penjualan tanah inilah yang ia gunakan untuk membeli bahan dan peralatan untuk merakit bom yang ia pelajari dari YouTube.

Daya Ledak Rendah

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved