Gempa di Lebak Banten

Dampak Gempa Bermagnitudo 5,5 di Lebak Banten, Tiga Rumah Rusak dan Satu Ambruk

Dampak gempa bumi di Lebak Banten bermagnitudo 5,5 mengakibatkan 3 rumah rusak dan 1 buah ambruk.

Editor: M.Risman Noor
Shutterstock
Ilustrasi gempa terjadi di Lebak Banten bermagnitudo 5,5, Minggu 9 Oktober 2022. 

BANJARMASINPOST.CO,ID - Dampak gempa bumi di Lebak Banten bermagnitudo 5,5 mengakibatkan 3 rumah rusak dan 1 buah ambruk.

Kejadian gempa terjadi pada Minggu 9 Oktober 2022 sore ini membuat warga panik.

Gempa bumi terjadi di Banten berpusat di Barat Daya Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

BPBD Lebak terus melakukan pendataan akibat dampak ditimbulkan dari gempa yang terjadi.

Baca juga: Hadiri dan Ramaikan MTQ Nasional Kalsel Expo 2022 di Alun-alun Ratu Jalecha Martapura

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini 10 Oktober 2022, Banjarmasin Mendung Disertai Hujan Ringan

Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama, rumah yang ambruk berada di Kecamatan Cirinten.

"Rumah yang rusak akibat gempa bumi ada di Kecamatan Cirinten, Bojongmanik, dan Leuwidamar," katanya kepada TribunBanten.com di kantornya, kemarin.

Menurut dia, data dampak gempa bumi di Banten ini masih sementara. Relawan yang ada di lapangan terus melakukan pendataan terhadap rumah yang rusak.

Rumah yang rusak tersebut meliputi kerusakan di atap dan tembok yang retak disebabkan guncangan gempa.

Hingga Minggu pukul 22.00, BPBD Lebak mendata hanya ada empat rumah yang terdampak akibat guncangan gempa yang berpusat di Bayah tersebut.

"Untuk data akan terus kami update dan sementara itu yang dapat kami laporkan ada empat rumah," ucapnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menganalisis gempabumi yang mengguncang Banten pada Minggu (9/10/2022) sore.

Gempa itu memiliki parameter update dengan magnitudo 5,3.

Menurut BMKG, episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,01° LS ; 106,07° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 22 km arah barat daya Bayah, Banten pada kedalaman 47 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

Halaman
123
Sumber: Tribun banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved