Berita Banjarbaru

DPW NasDem Kalsel Jamin Biaya Operasional Empat Karateka HST Ikuti TC di Banjarmasin

Seluruh pengeluaran untuk biaya atlet karate tradisional HST pemusatan latihan di Banjarmasin ditanggung oleh DPW NasDem.

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
humas DPW NasDem Kalsel
biaya atlet karate tradisional asal Kabupaten HST yang mengikuti pemusatan latihan di Banjarmasin ditanggung oleh DPW NasDem. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kesulitan dalam biaya operasional selama pemusatan pelatihan di Banjarmasin, Indonesia Traditional Karate Federation (INATKF) Hulu Sungai Tengah (HST) akhirnya mendapatkan dukungan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Kalsel.

Seluruh pengeluaran untuk biaya atlet karate tradisional asal Kabupaten HST yang mengikuti pemusatan latihan di Banjarmasin ditanggung oleh DPW NasDem.

Ketua Pengcab INATKF (HST) Haris Fatahillah Selasa (11/10/2022) menjelaskan pemusatan latihan sangat vital dan menjadi kebutuhan wajib atlet.

Selama Training Center (TC) para atlet harus mencari dana mandiri serta mencari sponsor atau bergerilya ke berbagai donatur.

Pasalnya, proposal INATKF belum berhasil menembus birokrasi pemerintah setempat.

Baca juga: Pameran Banjarbaru Tempo Dulu Segera Digelar di Murjani, Bakal Ada Lelang Barang Antik

Baca juga: Pawai Taaruf MTQ Nasional Digelar, Satlantas Polres Banjarbaru Alihkan Arus Lalu Lintas Sementara

Haris mengakui, banyak pengeluaran yang diperlukan seperti akomodasi, transportasi sampai biaya pendaftaran.

Semua biaya sudah diberikan oleh Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Kalimantan Selatan, H Akhmad Rozanie Himawan Nugraha atau akrab disapa Dingsanak Haji Zanie.

"Alhamdulillah, kami mendapat support penuh dari Dingsanak Haji Zanie mengikuti training center. Proses permohonannya sangat lancar dan tidak berbelit-belit dan sudah kami terima di kantor DPW Partai NasDem Kalimantan Selatan Jalan RO Ulin Banjarbaru," kata Haris.

Dijelaskan Haris, Pengcab INATKF HST mengirim empat atlet mengikuti TC.

Mereka adalah Aisya Nur Fadiah, atlet kelahiran HST 20 Mei 2014.

Kemudian Alyssa Naura Fatha kelahiran HST 7 November 2007.

Ketiga Tiara Nurazizah yang lahir di HSS pada 27 Juli 2009.

Keempat adalah Hidayatullah yang tercatat lahir pada 1 September 2003.

Keempat anak didiknya ini selama tujuh hari menjalani masa karantina di Banjarmasin untuk bekal mereka berangkat ke Surabaya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved