HST MUDA Makmur Unggul Dinamis

Rembuk Stunting dan Pendampingan Kesehatan Keluarga, Bupati HST Harapkan Komitmen Bersama 

Bupati HST H Aulia Oktafiandi membuka kegiatan Pendampingan Kesehatan Keluarga dan Rembuk Stunting tingkat Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU)

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Prokompim HST
Bupati HST H Aulia Oktafiandi memberikan pengarahan saat membuka kegiatan rembuk stunting dan pendampingan kesehatan keluarga di Gedung Serbaguna Kecamatan LAU, Kamis (13/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Aulia Oktafiandi membuka Pendampingan Kesehatan Keluarga dan Rembuk Stunting tingkat Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU) Tahun 2022 di Gedung Serba Guna Kecamatan LAU, Kamis (13/10/2022).

Sebelumnya kegiatan yang sama telah dilaksanakan di sepuluh Kecamatan se- Kabupaten HST. 

Adapun pesertanya, terdiri Forkopimcam, Kepala Puskesmas setempat, para Pembakal/Lurah, Ketua TP PKK Kecamatan dan desa, Tenaga Kesehatan Puskesmas setempat dan undangan lainnya.Plt Kepala Dinas Kesehatan H Mursalin dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan bagi remaja. 

Termasuk ibu hamil dan bayi baru lahir serta balita melalui peningkatan peran aktif keluarga dan masyarakat.

"Juga terdatanya status ibu hamil dan balita stunting di setiap desa serta terlaksananya pengambilan keputusan yang cepat dan tepat bila terjadi komplikasi selama kehamilan, persalinan dan nifas serta balita," ujarnya.

Sementara, Bupati HST H Aulia Oktafiandi mengatakan, melalui kegiatan ini, dia berharap tercipta komitmen dari seluruh pihak yang hadir dalam menanggulangi permasalahan stunting secara bersama.

"Program yang telah dirancang agar direalisasikan dengan baik,"katanya.  

rembuk stunting dan pendampingan kesehatan keluarga hst
Peserta rembuk stunting dan pendampingan kesehatan keluarga terdiri Forkopimcam, Kepala Puskesmas setempat, para Pembakal/Lurah, Ketua TP PKK Kecamatan dan desa, Tenaga Kesehatan Puskesmas setempat dan undangan lainnya.

Dikatakan, tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi perlu segera diatasi bersama baik Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, maupaun Pemerintah Desa, individu, komunitas maupun pihak swasta harus bersinergi dan bersatu dalam upaya penanggulangan stunting.

"Selamat berjuang, tetap semangat dan optimis dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat," tutupnya.(AOL)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved