Bumi Saijaan

TP PKK Kotabaru Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Ustadz Hasanuddin asal Banjar mengisi ceramah di acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kotabaru

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
Diskominfo Kotabaru
TP PKK Kotabaru melaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Ustadz Hasanuddin asal Banjar mengisi ceramah di acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotabaru.

Momentum tahunan umat muslim ini dilaksanakan di gedung Paris Barantai, Jalan Jend Sudirman, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (14/10/2022).

Momentum kali ini mengangkat tema, "Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW mari kita menebar empati, memperkuat silaturahmi dan jadikan maulid sebagai kesempatan untuk refleksi dan perbaikan diri".

Peringatan ini dihadiri Ketua TP PKK Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar, Ketua DWP Hajjah Yulianti Zairina Said Akhmad, anggota Adhyaksa Dharmakarini serta anggota DWP dan PKK Kabupaten Kotabaru.

Ketua TP PKK Kotabaru Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar menyampaikan sambutan di kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW
Ketua TP PKK Kotabaru Hajjah Fatma Idiana Sayed Jafar menyampaikan sambutan
di kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW (Diskominfo Kotabaru)

Ketua TP PKK Hajjah Fatma Idiana mengatakan, dengan diselenggarakan maulid dapat menambah keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan mendapatkan syafaatnya.

Selain itu melalui peringatan ini dapat menjalin silaturahmi kepada sesama.

"Dan, mudah-mudahan Kabupaten Kotabaru selalu aman dan sejahtera dan dijauhkan dari marabahaya," katanya.

Sementara itu, Ustadz Hasanuddin atau yang akrab disapa UAS Banjar dalam ceramahnya bercerita tentang kelahiran serta keutamaan Nabi Muhammad SAW.

TP PKK Kotabaru melaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW
TP PKK Kotabaru melaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW (Diskominfo Kotabaru)

Dalam kehidupan keluarga, Nabi Muhammad juga layak menjadi contoh bagi umatnya.

Sikap Rasulullah yang amat sangat menyayangi dan menghormati istri-istrinya.

Walaupun Rasulullah sebagai kepala negara tapi Nabi tidak pernah malu membantu pekerjaan istrinya di rumah.
Bahkan Rasulullah SAW tidak ingin merepotkan orang lain. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved