Kriminalitas Banjarmasin

Beli Motor ke Banjarmasin, Warga Aluh-Aluh Diserang 6 Orang dan Dibacok Pakai Samurai

Warga Aluhaluh setelah beli motor di Jalan Sultan Adam Banjarmasin diserang 6 orang dan kena bacokan samurai. Lapor ke Polsekta Banjarmasin Utara.

Penulis: Noorhidayat | Editor: Alpri Widianjono
Tribunnews
Ilustrasi - Dikeroyok. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nahas dialami MH (21) warga Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (17/10/2022) malam.

Pada saat itu, korban dari Kecamatan Aluhaluh ke Kota Banjarmasin dengan niat dan tujuan hanya untuk membeli sepeda motor yang dilihatnya dari sosial media.

Selesai membeli sepeda motor, sekitar pukul 23.00 Wita, korban ingin langsung membawa pulang ke Aluhaluh.

Sepeda motor itu dia beli dari seorang warga di kawasan Jalan Sultan Adam, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Baru keluar dari Kompleks di kawasan Sultan Adam, tiba-tiba korban dihampiri gerombolan orang tidak dikenal. Seorang di antara mereka membawa samurai.

Baca juga: Aksi Kelompok Bersenjata Tajam di Banjarmasin, Keluarga Korban Pembacokan Berharap Pelaku Ditangkap

Baca juga: Kepolisian Derah Kalsel Lakukan Penyelidikan Atas Putusnya Jalan Nasional di Satui

"Keluar kompleks, saya langsung diserang enam orang yang tidak saya kenal sama sekali. Satu orang pelaku  dengan samurai. Nama kompleksnya saya tidak tau," bebernya di Halaman Polsekta Banjarmasin Utara,  setelah melapor bersama keluarganya, Selasa (18/10).

Korban mengaku sempat menangkis beberapa serangan dari gerombolan brutal tersebut dan langsung mencoba kabur.

"Syukur, mesin motor saya masih hidup, sehingga saya bisa langsung tancap gas untuk kabur dengan kondisi telapak tangan sobek terkena samurai saat menangkis sewaktu dikeroyok," ungkapnya

Ditambahkan, dirinya sempat dikejar oleh gerombolan penjahat itu. Setelah beberapa ratus meter tancap gas untuk kabur, akhirnya bisa benar-benar lepas dan langsung pulang ke Kecamatan Aluhaluh.

Setelah serangan gerombolan brutal itu, saat Selasa (18/10) siang, korban datang ke Polsekta Banjarmasin Utara untuk melaporkannya.

Baca juga: Dapatkan 30 Jahitan di Hidung, Remaja 13 Tahun di Banjarmasin Ini Beberkan Kronologis Penyerangan 

Baca juga: Penusukan di Desa Paring Guling Tapin Kalsel Tewaskan Kakek 61 Tahun, Polisi Kejar Pelaku

Sementara itu, Kepala Polsekta Banjarmasin Utara, Kompol Agus Sugianto, melalui Kanitreskrim, Ipda Sudirno,  membenarkan hal tersebut.

"Iya benar, ada laporan tentang kejadian itu, terjadi di Jalan Sultan Adam,  dekat persimpangan masuk ke arah Jahri Saleh," ucap Sudirno.

Mendapat laporan, pihaknya pun langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan.

"Kami sudah ke tempat kejadian  untuk mengecek serta mencari saksi dan melihat rekaman CCTV di lokasi," jelasnya.

Kemudian, pihaknya melakukan upaya perburuan terhadap enam pelaku penyerangan.

Baca juga:  Tak Ada Kejelasan Ganti Rugi, Korban Terdampak Aktivitas Tambang Batu Bara di Tanbu Pilih Walk Out

Baca juga: Penolakan Tambang Mencuat di Kandanganlama, Petinggi DPRD Tanahlaut Tegaskan Ini

"Karena dinilai sudah membuat resah warga Kecamatan Banjarmasin Utara, kami melakukan peningkatan patroli dan dialogis," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved