Kriminalitas Banjarmasin

Dapatkan 30 Jahitan di Hidung, Remaja 13 Tahun di Banjarmasin Ini Beberkan Kronologis Penyerangan 

Korban penyerangan di Banjarmasin, Remaja 13 tahun berinsial R menceritakan kronologis penyerangan yang membuat hidungnya mendapatkan 30 jahitan

Penulis: Noorhidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
R (13) terbaring di RSUD Ansari Saleh pasca insiden penyerangan yang membuatnya terluka sabetan parang di bagian hidung, Selasa (18/10/2022).  

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjadi korban penyerangan oleh sekelompok remaja tidak dikenal pada Sabtu (15/10/2022) malam, membuat remaja 13 tahun berinsial R masih terbaring di kasur RSUD Ansari Saleh Banjarmasin.

Insiden penyerangan itu membuat remaja 13 tahun ini  mendapat 30 jahitan di bagian hidung.

Kepada Banjarmasinpost, R pun menceritakan kronologis insiden pembacokan malam itu.

Dikatakannya, pada saat itu ia bersama teman-temannya singgah di kawasan Komplek Kayu Tangi I, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk mendinginkan mesin sepeda motor seorang temannya.

"Habis jalan-jalan keliling kota Banjarmasin, jadi isitirahat sebentar untuk mendinginkan mesin sambil ngobrol bersama teman-teman," ucap R saat diwawancarai Banjarmasinpost.co.id, Selasa (18/10/2022) di RSUD Ansari Saleh.

Baca juga: Penyerangan di Banjarmasin, Tanpa Alasan, Pemuda 18 Tahun Serang Warga Pelambuan Pakai Badik

Baca juga: Motor Hilang Saat Penyerangan Remaja di Banjarmasin, Kakak Korban Menduga Aksi Begal

Baca juga: Penyerangan di Banjarmasin - Dua Remaja Gambut Terluka karena Diserang di Jalan Lambung Mangkurat

Saat sedang asik mengobrol, tiba-tiba datang puluhan remaja mendatangi dia dan teman-temannya.

R pun mengaku terkejut pada saat kejadian, sambil menenteng senjata tajam, dijelaskan R, terduga pelaku pembacokan yang sampai ini belum diketahui identitasnya itu sempat mengajukan pertanyaan kepada R.

"Ikam (kamu) kah orangnya," ujar R mengulang perkataan terduga pelaku pembacokan.

Pada saat itulah menurut R, teman-temannya yang ada sekira 10 orang langsung berhamburan berlarian, bahkan sampai ada yang menceburkan diri di saluran air yang ada di samping Gedung Serbaguna Sultan Suriansyah.

"Saya sempat mencoba kabur juga, namun saya terjatuh akibat didorong dengan sikut, saat mau berdiri, senjata tajam sudah diayunkanke arah wajah saya," beber R.

Akibat kejadian penyerangan tersebut, siswa kelas VIII di MTs swasta di kawasan Banjarmasin Utara ini pun harus absen dari sekolahnya, untuk memulihkan luka jahitan di hidungnya.

R pun berharap, semua pelaku yang terlibat segera ditangkap dan diproses oleh pihak kepolisian. Untuk wajah pelaku R mengatakan tidak bisa melihat pada saat itu.

"Yang membacok saja pada saat itu memakai helm tertutup, dan menggukan masker, sehingga saya tidak dapat melihat sama sekali wajah pelaku," jelasnya.

Sementara itu, Ibu dari R yakni DA, masih tak menyangka anaknya menjadi korban penyerangan oleh sekelompok remaja.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved