Berita Tanahbumbu

Pasien Demam Berdarah DBD di Tanahbumbu Terus Bertambah

di Puskesmas Simpangempat Tanahbumbu, ada satu pasien anak yang menderita DBD namun kondisinya sudah mulai membaik

Penulis: Man Hidayat | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Kepala Dinas Kesehatan Tanbu, H Setia Budi (1) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kasus Demam Berdarah Dangue di Kabupaten Tanahbumbu mulai naik.

Di sejumlah tempat ada yang dirawat di puskesmas hingga rumah sakit karena kasus DBD tersebut.

Misalnya saja di Puskesmas Simpangempat Tanahbumbu, ada satu pasien anak yang menderita DBD namun kondisinya sudah mulai membaik karena trombositnya naik setelah dirawat.

Menurut Kepala Puskesmas Simpangempat, Aisyah, angka kasus DBD yang ditangani sejak awal Januari memang sudah cukup banyak diangka 53 kasus.

Baca juga:  Tak Ada Kejelasan Ganti Rugi, Korban Terdampak Aktivitas Tambang Batu Bara di Tanbu Pilih Walk Out

Baca juga: Terdampak  Longsor Jalan Nasional di Satui Tanahbumbu Kalsel, Dua Tiang Listrik Terpaksa Dipindahkan

"Sekarang ini masih ada anak 11 tahun yang dirawat karena kasus DBD, tetapi kondisinya membaik dan trombositnya naik sehingga sudah bisa dipulangkan hari ini, " katanya.

Upaya Puskesmas Simpangempat, lanjut Aisyah, melakukan pemberantasan sarang nyamuk di sekitar lingkungan rumah, termasuk fogging dan PSN.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahbumbu, H Setia Budi, Selasa (18/10/2022) saat dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, membenarkan kasus DBD mengalami kenaikan.

Kenaikan itu terjadi sekitar dua bulanan ini karena cuaca yang sering hujan sehingga berpotensi munculnya nyamuk Aedes Aegypti.

Baca juga: Rencana Pembangunan Balai Rehabilitasi Narkoba di Tapin, Kajari : Masuk Tahap Pemaparan

Baca juga: Ormawa UIN Antasari Banjarmasin Galang Dana untuk Korban Kebakaran Karang Mekar

"Beberap bulan ini, peningkatan kasus DBD di wilayah kita cukup tunggi dan penyumbang terbanyak ada diwilayah kecamatan Simpangempat Tanahbumbu," katanya.

Dari kurun waktu Januari hingga September ke Oktober ini, sudah sebanyak 65 kasus DBD di Bumi Bersujud.

Sementara kasus lainnya masih dilakukan pemyelidikan apakah DBD atau lainnya.

"Kami terus mengimbau masyarakat untuk membersihkan lingkungannya agar terhindar dari penyakit DBD," pungkasnya.

( Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved