MotoGP

Skenario Juara MotoGP dan Jadwal MotoGP Malaysia 2022 Pekan Ini, Bagnaia, Quartararo atau Espargo

Jadwal MotoGP 2022 Siaran Langsung Trans7 seri Moto2, Moto3 via Live Streaming Trans 7 dan Live Streaming TV Online Minggu (23/10/2022) Skenario juara

Editor: Khairil Rahim
MotoGP.Com
Saksikan Siaran Langsung Trans 7 yang menayangkan seri Moto2, Moto3 dan MotoGP Malaysia 2022, Minggu (23/10/2022). Penentu dan skenario juara. Jadwal MotoGP 2022 seri ke-18 bisa diakses via Live Streaming Trans 7 dan Live Streaming TV Online via www.trans7.co.id lengkap dengan Klasemen MotoGP 2022 terbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Saksikan Siaran Langsung Trans 7 yang menayangkan seri Moto2, Moto3 dan MotoGP Malaysia 2022, Minggu (23/10/2022). Penentu dan skenario juara.

Jadwal MotoGP 2022 seri ke-18 bisa diakses via Live Streaming Trans 7 dan Live Streaming TV Online via www.trans7.co.id lengkap dengan Klasemen MotoGP 2022 terbaru.

Siaran langsung dan Live Streaming MotoGP 2022 di Sirkuit Sepang akan dimulai sejak Jumat (21/10/2022) pada sesi free practice dan kualifikasi pada
Sabtu (22/10/2022).

Setelah memimpin klasemen MotoGP dengan keunggulan 14 poin di Phillip Island, Francesco Bagnaia bisa dinobatkan sebagai juara dunia di MotoGP Malaysia di Sepang akhir pekan ini jika ia pergi dengan memimpin setidaknya 25 poin.

Baca juga: Jadwal MotoGP Malaysia 2022 Live Trans7, Quartararo Melawan Kemustahilan

Baca juga: Jadwal MotoGP Malaysia 2022 Live Trans7, Quartararo Merana, Bagnaia Diambang Juara Dunia

Baca juga: Seru Lap Terakhir Hasil MotoGP Australia 2022, Kejutan Alex Rin, Marques Menguntit, Quartararo Out

Dengan enam kemenangan sudah musim ini dibandingkan dengan tiga untuk juara bertahan dan saingan terdekat Fabio Quartararo (dan hanya dua balapan tersisa) penghitungan kemenangan superior Bagnaia akan memberinya gelar jika pasangan itu finis dengan poin yang sama di Valencia.

Dilansir Crash.net agar bintang Ducati itu bisa memimpin 25 poin di klasemen MotoGP atas Quartararo di Malaysia, ia harus finis di lima besar, dengan pebalap Yamaha di posisi berikut:

Bagnaia 1 dengan Quartararo 4 atau lebih rendah (+12 poin, unggul 26 poin)
Bagnaia ke-2 dengan Quartararo ke-7 atau lebih rendah (+11 poin, keunggulan 25 poin)

Bagnaia ke-3 dengan Quartararo ke-11 atau lebih rendah (+11 poin, keunggulan 25 poin)

Bagnaia ke-4 dengan Quartararo ke-14 atau lebih rendah (+11 poin, keunggulan 25 poin)

Bagnaia ke-5 dengan Quartararo ke-16 atau lebih rendah (+11 poin, keunggulan 25 poin)

Namun, tidak sesederhana itu Bagnaia memenangkan kejuaraan dunia.

Masih ada dua pebalap lain yang juga bersaing memperebutkan gelar secara matematis: Aleix Espargaro (-27 poin) dari Aprilia dan Enea Bastianini (-42 poin) dari Gresini Ducati .

Misalnya, jika Espargaro menang di Sepang dengan Bagnaia 2 dan Quartararo 7 atau lebih rendah, orang Prancis (dan Bastianini) akan tersingkir dari pertarungan perebutan gelar.

Tetapi Bagnaia masih belum dinobatkan sebagai juara karena Espargaro mendekati 22 poin.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved