Ekonomi dan Bisnis

Miris Penelantaran Jemaah Umrah Masih Terjadi, Saridi : Ini Pentingnya Peran Kemenag

SKetua PATUH Kalsel, Saridi Salimin merasa sangat sedih dan prihatin atas kejadian yang selalu berulang-ulang

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
JEMAAH UMRAH UNTUK BPOST
Suasana jemaah umrah dari Kalimantan Selatan saat di Jeddah, Arab Saudi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Meski  jemaah umrah yang sempat dikabarkan terlantar di Jeddah dikabarkan sudah sampai ke tanah air, kejadian ini sempat menyita perhatian warga tak terkecuali dari asosiasi travel haji dan umrah. 

Ketua Forum  Penyelenggara Travel Umroh dan Haji (PATUH) Kalimantan Selatan (Kalsel), Saridi Salimin mengaku, merasa sangat sedih dan prihatin atas kejadian yang selalu berulang-ulang.

"Mestinya ini menjadi kewajiban kita bersama untuk mengedukasi kepada masyarakat untuk memilih travel-trave yang profesional dan jangan hanya sekedar mencari harga murah," kata Saridi Salimin.

Dijelaskan dia, semua ini terjadi karena kebanyakan masyarakat tergiur dengan iming-iming harga murah yang ujung-ujungnya pihak travel tidak sanggup untuk membiayai keberangkatan maupun memulangkan jamaah umrah.

Baca juga: Dikabarkan Sempat Telantar di Jeddah, Jemaah Umrah Kalimantan Selatan Bisa Pulang

Baca juga: Pastikan Keberangkatan Jemaah Umrah, Kakanwil Kemenag Kalsel Turun ke Bandara Syamsudin Noor

"Karena itu, menjadi pentingnya peran Kemenang untuk segera mengambil kebijakan dan langkah-langkah konkrit untuk melibatkan seluruh stake holder, mengedukasi kepada masyarakat untuk memilih travel-travel yang terpercaya," jelasnya. 

Kemenag, lanjutnya, harus ikut andil dengan carut-marutnya pengawasan kepada pihan penyelenggara.

Kemenag harus membuat regulasi untuk melibatkan masyarakat dalam pengawasan kepada pihak-pihak yang pengin memanfaatkan situasi demi keuntungan sesaat.

"Mari kita bergandeng tangan,untuk bersama-sama saling bersinergi, saling kontrol, saling mengawasi, semua ini dilakukan demi keamanan, kenyamanan dan keselamatan seluruh calon jamaah umrah kasus telantarnya jemaah Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jeddah mengundang perhatian Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)," kata dia. 

Sedikitnya 21 jemaah umrah ditelantarkan pihak travel sejak Senin (24/10/2022). Mereka masih bingung mencari jalan pulang ke Tanah Air.

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha mengatakan perwakilan RI bertanggung jawab memberikan perlindungan para jemaah.

"Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Habib Sadiq (salah satu jemaah umrah terlantar) hari ini," katanya, Rabu (26/10/2022).

Baca juga: Calon Jemaah Umrah Kalsel Telantar di Jakarta Akan Mulai Berangkat Pekan Depan

Menurutnya, KJRI Jeddah kini sudah menindaklanjuti kasus mereka dan memberi bantuan kepada jemaah.

"KJRI Jeddah telah menindaklanjuti kasus ini dan akan meminta pertanggungjawaban pihak travel untuk memastikan kepulangan para jemaah secepatnya," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved