Kriminalitas Tabalong

Saat Angkut Ulin untuk Ketiga Kalinya, Pria Asal Kaltim Ini Ditangkap Anggota Polres Tabalong

Empat orang bawa kayu ulin ilegal ditangkap anggota Satreskrim Polres Tabalong, Kalsel, di Jalan Nasional wilayah Mabuun.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Tersangka pelaku kasus kayu ulin ilegal, HA alias Gondrong (36), satu dari empat orang yang kini diamankan di Polres Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin (31/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Anggota Satreskrim Polres Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengamankan empat pelaku yang diduga mengangkut ratusan potong kayu ulin ilegal diduga dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Empat pelaku yang terdiri dari 3 orang sopir dan 1 orang kernet, beserta 3 pikap bermuatan kayu ulin, diamankan di polres di Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel.

Pelaku yang diamankan, HA alias Gondrong (36) sebagai sopir dan AR alias Anto (27) yang bertugas sebagai kernet, sama-sama berasal dari Kabupaten Paser, Kaltim.

Lalu, dua pelaku lainya yang merupakan sama- sama sebagai sopir, MM alias Uud (26) dan SA alias Udin (34), warga Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca juga: Pekerja Proyek Jembatan Sulawesi II Tewas, PUPR Banjarmasin Minta Izin Lanjutkan Pembangunan

Baca juga: Pemko Banjarbaru Akan Tertibkan Bangunan Liar dan Warung Remang-remang di Liang Anggang

Baca juga: Empat Korban Tewas Kecelakaan di Jalur Pantai Hambawang Amuntai, Warga Berharap Ini Insiden Terakhir

Para pelaku ini tertangkap saat membawa kayu ilegal itu di Jalan Nasional atau Jalan Trans Kalimantan arah ke Kaltim, yakni di wilayah Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Jumat (28/10/2022).

Pelaku, HA alias Gondrong (36) warga Kabupaten Paser, Kaltim, dalam konferensi pers, Senin (31/10) sore, mengaku ini  ketiga kalinya membawa kayu ulin ilegal. "Kami sudah tiga kali dengan ini," sebutnya.

Dirinya mengaku mengetahui ada orang di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel, yang bisa membeli kayu ulin ini karena mendapat informasi dari kawannya yang lain.

Pelaku HA alias Gondrong saat diamankan mengendari pikap Daihatsu Grandmax  putih nopol KT 8153 YD dengan muatan sekitar 250 potong berbagai ukuran.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Pemangkih Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel, Bocah Tewas Terlindas Tronton

Baca juga: Terjerat Perkara Dugaan Suap, Mardani H Maming Bakal Disidang di Pengadilan Tipikor Banjarmasin 

Baca juga: Tak layak Lagi Dilewati, Warga Beringin Kencana Batola Patungan Perbaiki Jembatan

"Belinya yang pendek Rp 4 ribu, sedangkan yang papan Rp 10 ribu, dijual ada yang Rp 15 ribu ada yang 20 ribu," rincinya.

Keuntungan dari menjual kayu ulin ini ada yang digunakan untuk membayar angsuran mobil dan juga untuk memenuhi keperluan keluarga.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved