Liga 1 2022
Soal Kabar Jadwal Liga 1 Dimulai dengan Persib v Persija, Barito v PSM dan PSIS v BFC, Ini Kata PSSI
Pertandingan Barito vs PSM, PSIS vs Bhayangkara, dan Persib vs Persija disebut sebagai pembuka jadwal baru Liga 1 2022 pascatragedi Kanjuruhan
BANJARMASINPOST.CO.ID - Hingga saat ini, jadwal dimulainya kembali Liga 1 2022/2023 pascatragedi Kanjuruhan masih jadi pertanyaan besar.
Sejumlah kabar muncul dimana tiga laga yang masuk dalam daftar laga tunda, yakni laga Barito Putera vs PSM Makassar, PSIS Semarang vs Bhayangkara FC (BFC), dan Persib Bandung vs Persija Jakarta akan jadi laga percontohan.
Terkait kabar tersebut, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan jawabannya kepada media.
Seperti diketahui, sudah lebih dari satu bulan Tragedi Kanjuruhan berlalu, tetapi kejelasan kelanjutan Liga 1 2022/2023 masih belum juga terlihat.
Meski begitu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut ada tiga opsi skenario perihal kelanjutan Liga 1 2022/2023.
Mochamad Iriawan belum bisa menyebutkan kapan Liga 1 2022/2023 dilanjutkan kembali.
Namun demikian, sempat ada kabar bahwa Liga 1 2022/2023 dilanjutkan lagi pada akhir November mendatang.
Di media sosial juga sudah mulai tersiar bahwa Liga 1 2022/2023 rencananya bergulir lagi pada 18 November 2022.
Baca juga: Pelatih PSIS Semarang Pilih Mundur, Efek Jadwal Liga 1 2022 Pasca Tragedi Kanjuruhan
Baca juga: Akhirnya Luis Milla Kembali, Persib Bandung Tanding Tiap Pekan Kala Jadwal Liga 1 Disorot
Ada tiga pertandingan tunda yang belum dimainkan, yakni laga Barito Putera vs PSM Makassar, PSIS Semarang vs Bhayangkara FC, dan Persib Bandung vs Persija Jakarta.
Disebutkan jika tiga pertandingan tersebut akan dicoba terlebih dahulu dengan tanpa kehadiran penonton di stadion.
Jika tiga laga itu berjalan lancar, maka pertandingan pekan ke-12 Liga 1 2022/2023 rencananya digelar pada 25 November 2022.
Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia itu dijadwalkan akan selesai pada 18 April 2023 atau sebelum Piala Dunia U-20 2023 dimulai.
Namun terkait kabar yang beredar tersebut, Mochamad Iriawan memounyai jawaban sendiri.
"Kami belum pastikan karena kami masih membuat skenario-skenario dahulu."
"Yang jelas PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah membuat itu," kata Mochamad Iriawan dilansir BolaSport.com dari CNN Indonesia.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan opsi pertama Liga 1 2022/2023 dilanjutkan dengan sistem bubble to bubble.
Sistem ini pernah dilakukan pada Liga 1 2021/2022 yang saat itu tengah terjadi pandemi Covid-19.
"Apa sih polanya itu, nanti ada cluster atau bubble to bubble dulu saat Covid-19."
"Ada di satukan di satu tempat, Jawa Tengah, misalnya," ucap Mochamad Iriawan.
Mochamad Iriawan menyebut Jawa Tengah karena menurutnya di sana banyak stadion yang bisa menggulirkan Liga 1 2022/2023.
Opsi kedua, pria asal Jakarta itu mengatakan Liga 1 2022/2023 bisa digelar tanpa penonton.
Baca Juga: Baru Main Sekali, Persib Kehilangan Rekrutan Anyarnya Semusim
Pertandingan tanpa penonton juga terjadi saat pandemi Covid-19.
Selain itu, fenomena ini sempat dilakukan ketika timnas U-17 Indonesia berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, awal Oktober 2022.
Saat itu seluruh pertandingan digelar tanpa penonton untuk menghormati Tragedi Kanjuruhan.
Walhasil timnas U-17 Indonesia minim dukungan langsung dan gagal melaju ke Piala Asia U-17 2023.
"Konsepnya apa, ya mungkin tanpa penonton dulu," kata Mochamad Iriawan.
Terakhir atau opsi ketiga, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa bisa saja akan ada perubahan format kompetisi Liga 1 2022/2023.
Sejauh ini, Liga 1 2022/2023 baru memasuki pekan ke-11 dan akan selesai di pekan ke-34.
"Ya (mungkin berubah format) karena masih ada sisa pertandingan, sejauh ini baru 97 laga."
"Masih banyak pertandingan sehingga itu bisa bergulir untuk menyelesaikan kompetisi musim ini," tutup Mochamad Iriawan.
Berita ini sudah tayang di Bolasport dengan judul Ketum PSSI Sebut Tiga Opsi Kelanjutan Liga 1, Bisa Tanpa Penonton