Sport

Polisi di Martapura Timur Kalsel Latih Pencak Silat kepada Puluhan Anak

Anggota Polsek Martapura Timur, Bripka Riijani, melatih pencak silat kepada remaja dari berbagai desa dan gratis. Jadwalnya, Senin, Rabu, Kamis, Sabtu

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
RIJANI UNTUK BPOST
Puluhan anak, mulai usia SD hingga SMA latihan pencak silat di halaman Polsek Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (5/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Puluhan remaja usia dari SD hingga SMA latihan pencak silat di halaman Polsek Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (4/11/2022).

Pelatih pencak silat itu adalah Bripka Riijani, anggota Polsek Martapura Timur.

Sedangkan Kapolsek Martapura Timur sebagai pengasuh sekaligus penasihat dalam kegiatan pencak silat tersebut.

"Kegiatan pembinaan anak remaja dari pengaruh negatif," katanya Banjarmasinpost.co.id.

Baca juga: Meriahnya Pembukaan Porprov XI Kalsel 2022 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Baca juga: Tim Bulu Tangkis Putra Banjarmasin Raih Emas Setelah Kalahkan Tuan Rumah Porprov Kalsel 2022

Baca juga: Emas Perdana Kabupaten HSU Diraih Atlet Muay Thai Novia Amelia di Porprov Kalsel 2022

Menurutnya, remaja itu dari berbagai desa di Kecamatan Martapura Timur. Ini gratis tidak dipungut biaya. 

Waktu latihan olahraga pencak silat, empat kali satu pekan, Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu. Sejak pukul 16.30 Wita hingga 18.00 Wita.  "Kegiatan pembinaan ini sudah berjalan tiga tahun," ungkapnya. 

Kepala Polsek Martapura Timur, Ipda Auliya Safi'i mengatakan kegiatan tersebut sangat berdampak positif bagi remaja di Kecamatan Martapura Timur. 

Menurutnya kegiatan sudah berjalan selama 3 tahunan lebih dan sudah banyak prestasi yang diraih oleh remaja tersebut di tingkat sekolah, kabupaten dan provinsi serta tingkat nasional. 

Baca juga: Lepas Kontingen Porprov XI Kalsel 2022, Wabup HST Semangati 338 Atlet dari 28 Cabor

Baca juga: Lepas Ribuan Atlet Menuju Porprov XI Kalsel, Bupati Tapin Beri Pesan Ini

"Harapan saya, adanya donatur yang dermawan dapat membantu memfasilitasi matras, alat peraga dan peralatan lainnya guna menunjang pelatih mengajarkan teknik dasar serta jurus-jurus dalam bela diri silat tersebut," katanya. 

Dia mengaku belum dapat memberikan itu semua karena biayanya yang cukup mahal untuk membelinya.

"Saya selalu mendukung mereka untuk meraih prestasi," kata Ipda Auliya Safi'i. 

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved