Berita Balangan

Jelang Penutupan TMMD, Warga Lajar Papuyuan Kabupaten Balangan Nikmati Jalan Baru

Anggota Kodim 1001 HSU-Balangan dan masyarakat menyelesikan pengerjaan cor jalan Trans Lajar Papuyan sepanjang 3,1 km, lebar 6 meter, tebal 35 cm.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Anggota TNI bersama masyarakaat melaksanakan pengecoran jalan yang merupakan sasaran TMMD di Desa Trans Lajar Papuyuan, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (8/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Menjelang penutupan TMMD ke-115 Kodim 1001 HSU-Balangan, pengecoran jalan segera dirampungkan.

Lokasinya, Desa Matang Hanau, Trans Lajar Papuyuan, Kecamatan Lampihong,  Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (8/11/2022).

Anggota Satgas dan warga terus mengerjakannya agar penanganan jalan secara total bisa terealisasi.

Terlebih sejak dimulainya TMMD, penanganan jalan tersebut menjadi sasaran utama dengan konstruksi pengecoran sepanjang 1,3 km, lebar 6 meter dan ketebalan mencapai 35 cm. 

Baca juga: Beraksi di Semangat Dalam Batola Kalsel, Pencuri Sepeda Motor Mini Terpergok Pemancing

Baca juga: Kios Terbakar di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin, Dipicu Tabung Gas Bocor

Komandan Kodim 1001 HSU-Balangan selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja, menerangkan, target penyelesaian sasaran fisik harus diselesaikan. Terutama bagian jalan.

Sedangkan untuk sasaran fisik lainnya, berupa rehab tempat ibadah dan balai rakyat, sudah rampung.

“Semua sasaran segera diselesaikan, terlebih pengecoran jalan yang merupakan sasaran utama TMMD,” ungkap Dandim.

Ditambahkan Dandim, menjelang penutupan TMMD saat Rabu (9/11), perlu adanya persiapan dan kesiapan yang dilakukan.

Baca juga: Korban Selamat Lembah Bajuin Kabupaten Tanahlaut Telah Pulang, Cuma Beberapa Jam di RSHB Pelaihari

Baca juga: Penyandang Obesitas Tanahlaut Cukup Nyenyak Tidur, Begini Hasil Pemeriksaan Kesehatannya

Dengan begitu, seluruh pekerjaan sasaran fisik yang meliputi pengecoran jalan, rehab masjid dan rehab balai pertemuan harus selesai.

Selain itu, dalam satu bulan pengerjaan, jalan yang layak pun sudah dirasakan warga, meski masih ada segmen jalan yang masih dalam penanganan. 

Ditambahkannya, seluruh rangkaian pelaksanaan TMMD tidak akan berjalan dengan lancar dan baik tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat Transmigrasi Lajar Papuyuan.

Alhamdulillah, masyarakat Transmigrasi Lajar Papuyuan sangat antusias dalam membantu pelaksanaan TMMD," ucap Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja. 

Baca juga: Enam Pelaku Pengeroyokan Diamankan Satreskrim Polres Tabalong, Ajakan ke Tempat Hiburan Jadi Pemicu

Baca juga: Digerebek Saat Asyik Tidur, Pria di Tanbu Kalsel Terbukti Simpan Sabu dan Ekstasi  

Hal ini, lanjut Dandim, membuktikan bahwa mereka sangat mendambakan pembangunan untuk memajukan dan menyejahterakan warga.

Hasilnya pun, selain dari kegiatan fisik yang terlihat, kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi sangat nyata. 

Dirinya berharap, apa yang telah dibangun dan dijalin di desa senantiasa selalu terjaga, baik warga setempat maupun orang yang datang turut merawat jalan di desa.

Selain itu, hubungan baik antara warga dan TNI pun harapnya selalu terjalin harmonis meski kegiatan TMMD telah berakhir. 

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved