Liga 1

Reaksi Striker PSIS Semarang yang Sempat Diincar Shin Tae Yong Dipindah ke Posisi Baru

reaksi pemain muda PSIS Semarang, Bahril Fahreza saat diminta pelatih untuk menempati posisi baru di tim jelang Jadwal Liga 1 2022

Editor: Khairil Rahim
PSIS Semarang
reaksi pemain muda PSIS Semarang, Bahril Fahreza saat diminta pelatih untuk menempati posisi baru di tim 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut reaksi pemain muda PSIS Semarang, Bahril Fahreza saat diminta pelatih untuk menempati posisi baru di tim.

Selain Bahril, di PSIS sendiri ada beberapa pemain yang dicoba di posisi baru.

Pemain itu yakni Taufik Hidayat yang dicoba sebagai bek tengah dan Eduardus Aditya yang juga dicoba sebagai bek tengah oleh tim pelatih.

Lalu bagaimana reaksi mereka, salah satu pemain muda PSIS Semarang, Bahril Fahreza akhir-akhir ini dicoba oleh tim pelatih untuk menempati posisi baru sebagai bek kiri.

Baca juga: Sentuhan Eks Persib Bandung di Lini Belakang PSIS Semarang, Mahesa Jenar Juga Rekrut Mantan

Baca juga: Rising Star PSIS Terancam Pindah Gratis, Intip Peluang PSS dan Persija Rebut Aqsha dan Eka Febri

Baca juga: Pelatih Baru PSIS Belum Mendapat Sentuhan, Manajemen Mahesa Jenar Sibuk Rombak Internal

Pemain asal Madura ini sebelumnya merupakan seorang striker murni.

Namun, akhir-akhir ini ia dicoba sebagai bek kiri dan sudah diaplikasikan dalam laga latih tanding menghadapi PSIS U20 serta menghadapi Persijap Jepara beberapa waktu lalu.

Menurut pemain yang sempat mendapat panggilan pelatih Timnas Shin Tae-yong dalam pemusatan latihan di Kroasia beberapa waktu lalu ini mengungkapkan bahwa sebagai pemain, ia selalu siap ditempatkan di posisi mana pun oleh tim pelatih.

Namun ia tak memungkiri bahwa memang butuh adaptasi di posisi barunya.

“Sebagai pemain, tentu harus siap untuk dimainkan tim pelatih di posisi mana pun. Bek kiri sendiri merupakan posisi baru bagi saya, namun saya harus memaksimalkan kesempatan yang ada. Saat ini saya terus beradaptasi untuk posisi baru ini,” ujar Bahril Fahreza pada Selasa (8/11) di Semarang dilansir laman resmi klub.

Kabar lain Direktur Akademi PSIS Semarang, Muhammad Ridwan diberi tugas tambahan oleh manajemen untuk menjadi kepala analisis tim senior.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, tenaga M. Ridwan dibutuhkan karena di tim senior memang butuh detailing di semua lini untuk menatap kompetisi Liga 1.

“Coach Ridwan kami beri tugas tambahan untuk menjadi kepala analisis tim senior. Harapannya supaya detail-detail di tim senior seperti taktikal benar-benar matang. Selain itu, coach Ridwan juga dapat diskusi dan saling memberi masukan kepada tim pelatih mengenai perbaikan-perbaikan di tim ini,” tutur Yoyok Sukawi, Selasa (8/11).

Muhammad Ridwan sendiri mulai Selasa pagi sudah nampak dalam sesi latihan di Stadion Citarum untuk mendampingi tim pelatih dan membuat analisis yang diperlukan tim senior.

(Banjarmasinpost.co.id)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved