DPRD Kalsel

Wakil Ketua DPRD Kalsel Sampaikan Ideologi Pancasila di MAN 3 Hulu Sungai Selatan

Wakil Ketua DPRD Kalsel biasa disapa bang dhin ini menjelaskan pentingnya merevitalisasi 5 prinsip dasar kehidupan berbangsa dan bernegara

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
Humas DPRD Kalsel
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di MAN 3 Hulu Sungai Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M Syaripuddin Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di MAN 3 Hulu Sungai Selatan, Senin (7/11/2022).

Bertempat di Aula Musholla Bustanul Jannah, kegiatan ini dihadiri oleh siswa siswi kelas XII, didampingi oleh M.Taufik, S.Ag,M.M.Pd Kepala Sekolah MAN 3 Hulu Sungai Selatan, beserta dewan guru, dan Pemuda Nagara yang juga Alumni MAN 3 Hulu Sungai Selatan Muhammad Rizali.

Intensitas pembelajaran selama era reformasi mengalami penurunan yang mengakibatkan kurangnya wawasan Pancasila di kalangan pelajar dan kaum muda.

Wawasan kebangsaan adalah keutuhan secara nasional, yang juga dapat diartikan sebagai cara pandang yang utuh atau menyeluruh dalam lingkup bangsa Indonesia dan demi kepentingan nasional.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di MAN 3 Hulu Sungai Selatan
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Sosialisasi Pembinaan Ideologi
Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di MAN 3 Hulu Sungai Selatan
(Humas DPRD Kalsel)

Artinya, setiap warga negara Indonesia harus berpikir, bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalan lingkup NKRI dan demi kepentingan nasional, bangsa dan negara Indonesia.

Syaripuddin biasa disapa bang dhin ini menjelaskan pentingnya merevitalisasi 5 prinsip dasar kehidupan berbangsa dan bernegara : Nilai Ketuhanan, bangsa yang religius.

Nilai Kemanuasiaan, mengakui harkat dan martabat manusia secara berkeadilan dan beradap.

Nilai Persatuan Perbedaan, Perbedaan yang menyatukan, tetap pada koridor pluralisme kebangsaan.

"Nasionalisme tidak memandang perbedaan namun lebih kearah persatuan. Nilai Kerakyatan, Demokrasi kerakyatan dengan hikmat dan kebijaksanaan. Nilai Keadilan Sosial, Pemenuhan rasa keadilan bagi rakyat Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan," ucapnya.

Nilai-nilai pancasila sangat penting dalam kehidupan keseharian sebagai dasar bemasyarakat dan bernegara.Nilai ketuhanan bangsa yang religius, nilai kemanusiaan mengakui harkat martabat manusia secara berkeadilan dan beradab, nilai persatuan pada koridor pluralisme, nilai kerakyatan yang berdemokrasi hikmat kebijaksanaan, nilai keadilan sosial yang mana memenuhi keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia diberbagai bidang kehidupan.

"Selalu hormati kedua orangtua, ini kunci sukses ,dan juga bermafaat bagi orang lain dalam kehidupan sehari hari. Selalu Mengamalkan nilai-nilai pancasila dengan cara bergotong royong," tutup beliau. (aol/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved