Serambi Mekkah

Ketua PKK Kabupaten Banjar Nurgita Tiyas Pimpin Kaji Tiru Desa Penglipuran Provinsi Bali

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Nurgita Tiyas pimpin rombongan studi tiru di Desa Penglipuran mengetahui keberhasilan mengembangkan ekonomi dan budaya.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
MC PEMKAB BANJAR
Ketua TP PKK Kabupaten Banjar, Hj Nurgita Tiyas, memimpin rombongan pengurus PKK Banjar melakukan studi tiru di Desa Penglipuran, Bali, Rabu (9/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas memimpin rombongan melakukan studi tiru di Desa Penglipuran, Bali, Rabu (9/11/2022).

Turut mendampingi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Perikanan H Ahmadi, Sekretaris PMD Hj Nonzairina dan Ketua TP PKK dari 20 kecamatan se Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dijelaskan Hj Nurgita, dipilihnya Desa Penglipuran karena ingin belajar dan mengetahui rahasia keberhasilan masyarakat mengembangkan ekonomi, kreativitas, budaya dan pengelolaan lingkungan.

Menurutnya, Desa Penglipuran dinobatkan sebagai salah satu desa terbaik di dunia yang bisa meningkatkan minat masyarakat lokal maupun mancanegara untuk berwisata.

Bahkan, lanjutnya, desa tersebut juga dijadikan lokasi pembuatan atau pengambilan visual produksi film, hingga memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Saya harap Ketua TP PKK 20 Kecamatan dapat belajar dan mengadopsi sebagian besar maupun sedikit tentang pengelolaan Desa Penglipuran. Nantinya, diaplikasikan di desa wilayah kecamatannya masing-masing, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat dan mengoptimalkan pembangunan desa-desa di Kabupaten Banjar," urainya.

Sementara itu, pengurus Adat Desa Penglipuran, I Nengah Didiye, berterima kasih atas kunjungan Nurgita Tiyas dan rombongan.

Dia siap memberikan informasi dibalik keberhasilan Desa Penglipuran dalam meraih gelar sebagai salah satu desa terbaik di dunia.

Kemudian, I Nengah Didiye, mengatakan, keberhasilan tersebut tentunya tak lepas dari peran pemerintah dan peran seluruh masyarakat Desa Penglipuran.

Mereka selalu menjaga komitmennya dalam menjaga adat istiadat, menjaga dan menghargai alam, tekun, gigih, mandiri serta kreatif.

Pada akhirnya, terciptalah Desa Penglipuran yang indah dan ramah untuk dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved