kriminalitas HSS

Beraksi Mencuri Motor di Kandangan HSS, Buruh Harian Lepas asal Banjarmasin Ini Diringkus di Warnet 

Seorang pemuda asal Kota Banjarmasin, Dadu (21) diamankan  personel Polsek Kandangan Kota, Jarantas Polres Hulu Sungai Selatan (HSS)

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
Humas Polres HSS untuk BPost 
Pencuri motor di Kandangan, Dudu (21) bersama temannya Nur Hidayatullah ditangkap di sebuah warnet di Banjarmasin, Jumat (11/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Seorang pemuda asal Kota Banjarmasin, Dadu (21) diamankan  personel Polsek Kandangan Kota, Jarantas Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) bekerjasama dengan Jarantas Polresta Banjarmasin dan Macan Kalsel Polda Kalimantan Selatan. 

Warga Kelurahan Kertak Baru Ilir Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin diamankan setelah   mencuri sepeda motor milik Gusti Kamsiah (41) warga Kelurahan Kandangan Barat Kota Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pada 15 Oktober lalu. 

Buruh harian lepas ini diamankan oleh polisi pada Jumat (11/11/2022) pagi pada pukul 10.00 Wita. 

Dadu dijerat dengan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 Ayat (1) Ke 3 KUHPidana dan  pertolongan jahat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 480 Ayat 1 KUHPidana.

Baca juga: Aksi Pencuri Motor Terekam CCTV, Begini 2 Pelaku di HST Kalsel Gondol Honda Scoopy

Baca juga: Pencuri Motor Dibekuk Warga Pesayangan Kota Martapura Kalsel

Baca juga: Diringkus Polisi di Desa Semayap, Pria Kotabaru Ini Tergoda Curi Motor Saat Lihat Kunci Tergantung

Kejadian pencurian ini berlangsung sekitar sebulan lalu. Yakni pada Sabtu  15 Oktober 2022 pukul 18.15 Wita. 

Gusti Kamsiah kehilangan sepeda motornya berwarna hitam silver dengan nomor polisi DA 6392 DAZ dengan nomor rangka  MH1JM3116JK676535 nomor mesin JM31E1673509. Tempat kejadiannya yakni di samping warung Gusti Kamsiah. 

Kasi Humas Polres Hulu Sungai Selatan, Ipda Purwadi mengatakan, pada 15 Oktober 2022 pada pukul 16.00 Wita ada seseorang yang mengaku bernama Dadu singgah minum teh di warung milik korban. 

Pada saat itu tersangka mengatakan mau meminjam sepeda motor milik korban dengan tujuan mau ke ATM. Tetapi, korban tidak mengijinkan. 

Kemudian sekitar pukul 18.00 Wita, korban melaksanakan sholat magrib di dalam kamar.

Setelah selesai melaksanakan sholat magrib, korban melihat sepeda motor tidak ada di tempat parkirnya. 

Parahnya anak korban yang bernama M Amin Qutby berusia 4 tahun juga dibawa pelaku. 

Korban pada saat itu juga tidak menemukan kunci sepeda motor yang ada di laci. Demikian pula, handphone  juga tidak ditemukan. Lalu korban panik menanyakan kepada pemilik Pom Mini di sebelah warung miliknya, bernama Rahmadi. 

Lanjut Purwadi, Rahmadi mengatakan kepada korban bahwa ada tersangka mengisi minyak di pom mini  sebesar Rp 20 ribu dan belum dibayar. 

Pelaku juga membawa anak korban dan sepeda motor tersebut dengan alasan mau mengambil uang di ATM. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved