Berita HSU

Kelas Terendam, Siswa SDN Sungai Pandan Hulu Kabupaten HSU Kalsel Belajar di Musala

Gedung SDN Sungai Pandan Hulu di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten HSU Kalsel terendam air. Siswa di sekolah itu terpaksa belajar di Musala

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Banjir rendam SDN Sungai Pandan Hulu, HSU, Senin (14/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Tiga hari terakhir gedung SDN Sungai Pandan Hulu di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalsel terendam air.

Halaman sekolah terendam sekitar 20 hingga 30 sentimeter. Kondisi demikian sudah beberapa kali terjadi semenjak musim penghujan tiba.

Muslikun Wali kelas lima SDN Sungai Pandan Hulu mengatakan halaman sekolah terendam biasanya selama empat hingga satu minggu kemudian surut. Namun tak lama sekitar satu bulan terendam kembali dan sudah beberapa kalii terjadi seperti demikian.

Namun proses belajar mengajar masih dilaksankaan dengan memindahkan ruang kelas ke musala dan juga ruangan yang berada di lantai dua.

Baca juga: Fenomena Banjir Rob, Sejumlah Kawasan di Batola Turut Terendam

Baca juga: Banjir di 3 Kecamatan Wilayah Kabupaten Banjar Kalsel, Tiga Hari Warga Ini Mengungsi di Warung

"Satu ruangan untuk dua kelas, mereka belajar sambil lesehan karena sulit membawa meja dan kursi keatas," ujarnya.

Dua kelas berada dalam satu ruangan tanpa penyekat jelas membuat proses belajar mengajar tidak maksimal, siswa terganggu kosentrasinya dengan aktifitas dan penjelasan dari guru lain disebelahnya. Namun tak ada pilihan lain karena ruang kelas dilantai satu terendam air.

Siswa bisa beresiko terpeleset jika tetap melaksankan pembelajaran di kelas. Guru pengajar menggunakan sepatu bot untuk menerjang genangan air.

"Kami sudah selalu mengingatkan anak anak untuk lebih berhati hati namun tetap saja ada yang terpeleset dan jatuh dan biasanya diizinkan untuk pulang karena baju mereka basah semua," ujarnya.

Di sekolah yang memiliki 70 siswa ini sudah menjadi langganan banjir karena posisi sekolah yang rendah.

Hal ini dapat berakibat menurunnya kualitas dan mutu sekolah dan dikhawatirkan semakin sedikit peminat yang bersekolah di SDN Sungai Pandan Hulu.

Terpisah Kepala SDN Sungai Pandan Hulu Midafarisyi menambahkan untuk kondisi sekolah sudah dilapoorkan ke Dinas Pendidikan dan dari DInas Pendidikan mengizinkan untuk dilakukan daring jika kondisi sekolah mengalami banjir.

Baca juga: Banjir di Sungai Durian Ganggu Lalu Lintas Jalan Trans Kalimantan Jalur Kalsel-Kaltim

Namun selama covid sudah melakukan daring namun tidak optimal  karena banyak dari orangtua yang tidak bisa mendampingi. Karena untuk daring memerlukan teknologi telepon yang tidak seluruh orangtua murid bisa.

"Kami masih memilih pembelajaran tatap muka meskipun  menggunakan ruangan seadanya dan untuk jam mengajarnya juga dipersingkat, tidak ada istirahat karena anak anak juga tidak bisa kemana mana sebab lantai satu banjir, mereka membawa bekal dan pulang lebih cepat," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)
 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved